KPK Minta Imam Nahrawi Laporkan Aliran Dana ke Petinggi Kejagung dan BPK
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Minta Imam Nahrawi Laporkan Aliran Dana ke Petinggi Kejagung dan BPK

Rabu, 1 Juli 2020 | 20:25 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memersilakan mantan Menpora Imam Nahrawi maupun kuasa hukumnya untuk melaporkan jika mengetahui adanya aliran uang terkait kasus suap dana hibah KONI kepada petinggi Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pernyataan ini disampaikan KPK menanggapi pernyataan Imam dan kuasa hukumnya yang meminta lembaga antikorupsi mengusut tuntas dan menjerat pihak lain yang terlibat kasus suap dana hibah KONI. Imam yang telah divonis bersalah dan dihukum 7 tahun pidana penjara itu mengklaim tidak menikmati aliran dana dari suap KONI.

"Jika saat ini tim penasihat hukum maupun terdakwa Imam Nahrawi mempunyai bukti-bukti yang sekarang akan diakuinya, silakan lapor ke KPK," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2020).

Sebelumnya, usai mendengar putusan Majelis Hakim, Imam Nahrawi meminta KPK mengusut tuntas dan menjerat terutama nama-nama yang tercantum dalam berita acara pemeriksaan. Sementara, tim kuasa hukum Imam Nahrawi, Wa Ode Nur Zainab menyebut KPK memiliki sadapan mengenai aliran uang kepada petinggi Kejagung dan BPK. Bahkan kata Wa Ode, asisten pribadi Imam Nahrawi, Miftahul Ulum telah mengungkap secara terang mengenai aliran uang tersebut saat bersaksi dalam persidangan Inan Nahrawi, termasuk mengenai nama petinggi Kejagung dan BPK hingga nominal yang diterima mereka.

Ali Fikri mengatakan, selama proses persidangan, Imam Nahrawi tidak koperatif. Tak hanya membantah mengenak uang yang diterimanya, Imam juga tidak membuka mengenai keterlibatan pihak lain.

“Berdasarkan informasi JPU, selama persidangan Imam Nahrawi tidak kooperatif mengakui fakta adanya penerimaan sejumlah uang maupun pengetahuannya mengenai dugaan pihak-pihak lain, juga menerima sejumlah uang sebagaimana apa yang disampaikan penasihat hukumnya tersebut,” kata Ali.

Ali menegaskan perkara yang menjerat politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sudah diputus dan Imam dinyatakan bersalah berdasarkan adanya alat bukti yang cukup sejak awal penyidikan. Salah satu alat bukti yang dimiliki KPK dan diuji di persidangan adalah sadapan yang disinggung penasihat hukum Imam.

“(Sadapan) justru merupakan petunjuk benar adanya penerimaan uang oleh terdakwa selaku Menpora saat itu,” kata Ali.
Untuk itu, kata Ali, KPK mempersilakan Imam untuk menempuh langkah hukum banding jika tidak menerima atau keberatan dengan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Apabila Tim penasihat hukum Terdakwa Imam Nahrawi tidak menerima putusan, silakan masih ada langkah upaya hukum yang dapat ditempuhnya," katanya.

Dalam perkara ini, Imam Nahrawi bersama-sama asisten pribadinya Miftahul Ulum telah divonis bersalah. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 7 tahun pidana penjara dan denda Rp 400 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Imam Nahrawi. Tak hanya pidana pokok, Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Imam berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp18.154.230.882 dan pencabutan hak politik selama 4 tahun setelah menjalani pidana pokok. Sementara Miftahul Ulum divonis 4 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Majelis Hakim menyatakan Imam terbukti menerima suap terkait pengurusan dana hibah dari pemerintah kepada KONI melalui Kempora serta menerima gratifikasi terkait dengan jabatannya dari sejumlah pihak melalui Ulum.

Saat bersaksi dalam persidangan Imam Nahrawi pada Jumat (15/5/2020), Ulum menyebut adanya aliran dana sebesar Rp 3 miliar kepada Anggota BPK Achsanul Qosasi dan sebesar Rp 7 miliar ke mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Adi Toegarisman terkait temuan mengenai keuangan KONI maupun Kempora.

Kuasa hukum Imam, Wa Ode Nur Zainab menyampaikan, pernyataan Ulum tersebut sudah diungkapkan di persidangan namun tak ditindaklanjuti oleh KPK. Padahal, Wa Ode menyebut KPK memiliki sadapan mengenai aliran dana tersebut.
“Ada tapping (sadapan) pembicaraan soal uang itu sebenarnya. Tanya ke KPK, dan padahal ada buktinya, tapi itu tidak pernah didalami ,” ungkap Zainab di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (30/6/2020).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perluas Pelayanan di Sumut, PPI Ikut KIM Investment Expo

Untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan di Sumut, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI berpartisipasi dalam KIM Investment Expo 2021.

NASIONAL | 28 November 2021

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Bencana banjir menerjang Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Kalimantan Selatan.

NASIONAL | 28 November 2021

Tangani Tindak Pidana Korupsi Berorientasi Perbaikan Sistem

Jaksa Agung Burhanuddin mengajak jajarannya mengubah cara berpikir terkait pemberantasan tindak pidana korupsi dengan turut berorientasi pada perbaikan sistem.

NASIONAL | 28 November 2021

Kampanye #BUMNHijaukanIndonesia Targetkan 111.000 Pohon

Menteri BUMN Erick Thohir melakukan penanaman dan donasi pohon untuk mendukung kampanye #BUMNHijaukanIndonesia

NASIONAL | 28 November 2021

Pentolan KKB Demius Magayang Terlibat Serentetan Pembunuhan

Demius Magayang merupakan salah satu komandan operasi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

NASIONAL | 28 November 2021

Melalui Reforma Agraria, Bersama Hidupkan Perekonomian Bali

Diperlukan solusi untuk terus menghidupkan perekonomian di Bali, salah satunya dengan program Reforma Agraria melalui penataan akses.

NASIONAL | 28 November 2021

Optimalkan Pelayanan, PT BIMA Resmikan Grha Indraprasta

Guna mengoptimalkan pelayanan, PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) melakukan grand launching Grha Indraprasta.

NASIONAL | 28 November 2021

Tangkap Pentolan KKB, Satgas Sita Senpi Rakitan dan Peluru

Tim gabungan berhasil membekuk pentolan KKB Papua dan menyita barang bukti satu pucuk senjata api laras pendek rakitan dan delapan butir peluru.

NASIONAL | 28 November 2021

SGM Eksplor dan Alfamart Dukung Akses Pendidikan

SGM Eksplor bekerja sama dengan Alfamart mendukung akses pendidikan di Indonesia melalui program “SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart”.

NASIONAL | 28 November 2021

Kronologi Satgas Nemangkawi Bekuk Pentolan KKB

Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo, membekuk pentolan kelompok kriminal bersenjata KKB Demius Magayang alias Temius Magayang, di Jalan Gunung, Distrik Dekai.

NASIONAL | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Anggota DPR Nilai Perbaikan UU Cipta Kerja Cukup 2 Tahun

Anggota DPR Nilai Perbaikan UU Cipta Kerja Cukup 2 Tahun

POLITIK | kurang dari 1 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings