BNNP Banten Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ganja

BNNP Banten Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ganja
Ilustrasi sabu-sabu. (Foto: Antara/Jojon)
Laurens Dami / CAH Kamis, 2 Juli 2020 | 18:21 WIB

Serang, Beritasatu.com - Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Banten menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 989,7 gram dan ganja sekitar 298 kilogram (kg). Sabu asal Medan tersebut oleh pelaku direncanakan akan diedarkan ke wilayah Sulawesi dan Jakarta.

Sabu tersebut transit di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) untuk selanjutnya dikirim ke Sulawesi. Sedangkan ganja berasal dari Aceh, ditangkap di Merak. Ganja tersebut akan dikirim ke Jakarta.

Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistiyana menjelaskan, dari pengungkapan kasus tersebut pihaknya mengamankan dua pelaku sebagai kurir sabu yakni MD (21) dan SH (24). Kemudian kurir yakni ganja GS (27) dan NP (26).

“Untuk pelaku penyelundupan sabu mereka mengelabui petugas dengan menyembunyikan sabut di sepatu. Sementara untuk pelaku penyelundupan ganja, mereka mencampur dengan buah-buahan yaitu buah alpukat,” jelas Tantan saat konferensi pers di halaman Gedung BNNP Banten di Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (2/7/2020).

Tantan mengatakan wilayah Banten menjadi tempat transit barang haram tersebut. Mereka akan mendapatkan upah dari pemilik.

“Para kurir sabu akan mendapatkan upah Rp 20 juta sementara untuk ganja akan diberikan upah kalau sudah lewat Banten diberikan sekitar Rp 25 juta,” ujarnya.

Para tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU tentang Narkotika dengan ancaman penjara selama 20 tahun atau seumur hidup.

“Kami terus kembangkan kasus ini, tidak berhenti di sini,” tegasnya. 



Sumber: BeritaSatu.com