KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur Beroperasi Mulai Besok

KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur Beroperasi Mulai Besok
Ilustrasi kereta api. (Foto: Antara / Muhammad Iqbal)
Vento Saudale / YUD Kamis, 2 Juli 2020 | 20:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta kembali mengoperasikan kereta api (KA) lokal Siliwangi relasi Sukabumi-Cianjur mulai Jumat, 3 Juli 2020. KA Siliwangi diperbolehkan beroperasi pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangannya kepada Isu Bogor menuturkan, dengan beroperasinya KA Siliwangi dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Sukabumi mulai pukul 05.45 WIB, 10.55 WIB, dan pukul 16.15 WIB.

“Pengoperasian kembali KA Lokal ini tentunya akan tetap diikuti dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang diterapkan pada masa AKB, salah satunya dengan memberlakukan okupansi hanya 75% dari okupansi yang diizinkan pada saat normalnya sebanyak 150% untuk volume penumpang,” jelas Eva, Kamis (2/7/2020).

Untuk pemesanan tiket KA Lokal Siliwangi dapat dilakukan H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi KAI Access, serta dapat melakukan pembelian tiket langsung di loket stasiun.

Adapun persyaratan yang perlu diperhatikan masyarakat jika ingin naik KA lokal antara lain, calon penumpang dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk dan demam. Lalu calon penumpang wajib menggunakan masker, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, dan menggunakan pakaian pelindung (jaket atau pakaian lengan panjang)

Kata Eva, dalam pencegahan penyebaran Covid-19, penumpang KA Lokal juga diharapkan dapat menjalankan dengan disiplin AKB, seperti melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan di stasiun, masing-masing membawa atau menyiapkan hand sanitizer, selalu jaga jarak (physical distancing), proses naik-turun dilakukan secara mandiri dengan pemantauan petugas guna mengurangi kontak fisik antara penumpang dan petugas.

Saat berada di rangkaian KA, penumpang wajib menempati tempat duduk yang tertera di dalam tiket atau tempat yang telah disediakan dan dilarang menempati tempat duduk yang telah diberi tanda khusus. Para penumpang juga tidak diperkenankan berbicara di dalam kereta, dan bersedia sewaktu-waktu diperiksa suhu badannya oleh petugas KA.

“Bila dalam perjalanan terdapat penumpang dengan gejala covid, gejala influenza atau suhu badan 37.3 derajat celcius maka diturunkan di stasiun terdekat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter,” jelas Eva.

PT KAI Daop 1 Jakarta telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung dan penerapan prosedur tetap masa AKB baik untuk di Stasiun dan KA jarak jauh serta Lokal saat kembali beroperasi.

Seluruh area pelayanan dan ruang tunggu, lanjut Eva, juga telah dilengkapi sejumlah petunjuk untuk penjagaan jarak fisik antar penumpang. Sementara untuk di atas KA kelengkapan cairan antiseptik di berbagai titik dan ruang isolasi sementara juga telah disiapkan.

“Untuk memastikan kebersihan di Stasiun dan di atas KA selama perjalanan, petugas rutin membersihkan objek-objek yang sering terpegang tangan setiap 30 menit sekali secara bergantian menggunakan pembersih yang mengandung desinfektan,” Eva menambahkan.

Ia pun memastikan, penerapan prosedur Masa Adaptasi Kebiasaan Baru tidak hanya dari sisi penumpang saja, namun petugas juga turut menjalankannya. Dalam melayani pelanggan pada masa AKB, petugas frontliner KAI yang berpotensi kontak jarak dekat dengan penumpang dibekali dengan APD berupa masker, sarung tangan, dan penutup muka.



Sumber: BeritaSatu.com