Prajurit TNI Evakuasi Seorang Ibu yang Hendak Melahirkan di Pedalaman Papua

Prajurit TNI Evakuasi Seorang Ibu yang Hendak Melahirkan di Pedalaman Papua
Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125 Papua mengevakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan di pedalaman Papua, Rabu, 1 Juli 2020. (Foto: Istimewa / Puspen TNI)
Asni Ovier / AO Jumat, 3 Juli 2020 | 11:05 WIB

Merauke, Beritasatu.com - Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 125/Simbisa ikut membantu proses evakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan di pedalaman Papua. Perempuan itu berasal dari Kampung Kondo dan dibawa menuju Puskesmas Neukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (1/7/2020).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi, Jumat (3/7/2020) menjelaskan, selain menjalankan tugas menjaga pengamanan perbatasan RI-PNG, pihaknya juga berkewajiban membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat yang ada di perbatasan. Hal itu yang dilakukan oleh Komandan Pos (Danpos) Kondo Letda Inf Purwanta beserta lima orang anggota yang membantu proses evakuasi warga yang hendak melahirkan, yaitu Jois Sanggra (21 tahun) istri dari As Mbanggu (30 tahun) dari Kampung Kondo menjuju Puskesmas Nukenjerai.

“Evakuasi ini dilakukan setelah adanya rembuk keluarga dan koordinasi dengan petugas kesehatan Puskesmas Pembantu (Pustu) Kondo Serfinus Omi Tan. Kemudian, As Mbanggu memutuskan supaya istrinya dibawa ke Puskesmas Neukenjerai,” ujarnya.

Sebelum dievakuasi, Tim Kesehatan Satgas Yonif 125/Simbisa dari Pos Kondo Pratu Hendro Prasojo dan Prada Fadilah telah memeriksa tensi dan memasang infus untuk membantu meningkatkan stamina Jois yang sedikit lemas akibat muntah-muntah.

Dansatgas menambahkan, setelah dilakukan koordinasi kemudian dilanjutkan membantu proses evakuasi Jois, setibanya di Dermaga Neukenjerai, pasien langsung dijemput petugas Puskesmas Neukenjerai. Pasien selanjutnya dibawa ke Puskesmas Nukenjerai menggunakan ambulans.

Sementara itu, Kepala Kampung Kondo, Elisa Mbanggu mewakili pihak keluarga sangat berterima kasih atas bantuan dari Satgas Yonif 125/Simbisa. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, baik bantuan Tim Kesehatan Pos Kondo sampai evakuasi Jois,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com