19.000 Petugas Pilkada di Sumut Akan Jalani Rapid Test Covid-19

19.000 Petugas Pilkada di Sumut Akan Jalani Rapid Test Covid-19
Ilustrasi tes cepat Covid-19. (Foto: Antara / M Agung Rajasa)
Arnold H Sianturi / FMB Jumat, 3 Juli 2020 | 14:46 WIB

Medan, Beritasatu.com - Sebanyak 19.000 orang petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak, pada 9 Desember 2020 mendatang, akan menjalani rapid test yang dimulai 8-14 Juli 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut), Herdensi Adnin mengatakan, seluruh petugas yang wajib menjalani rapid test itu, merupakan petugas 23 daerah dari 33 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada di Sumut.

"Dalam melaksanakan rapid test ini, kita melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah yang melaksanakan pilkada. Termasuk untuk rapid test di daerah terpencil seperti kawasan pedalaman di Nias Selatan," ujar Herdensi, Jumat (3/7/2020).

Herdensi mengemukakan hal itu dalam rapat koordinasi penyelenggaraan pilkada serentak bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Hotel Grand Aston Medan.

Herdensi menyampaikan, rapid test terhadap petugas penyelenggara pilkada ini untuk memastikan kenyamanan saat penyelenggaraan pilkada. KPU ingin meyakinkan publik bahwa tahapan pilkada dengan mengikuti protokol kesehatan.

"Kami sudah siap dalam melaksanakan pilkada, baik dari sisi anggaran maupun infrastruktur di dalamnya. Insyaallah, pilkada akan berjalan dengan baik dan lancar nantinya," sebutnya. 



Sumber: BeritaSatu.com