Komisi Yudisial Pantau Sidang Air Keras Novel Baswedan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Komisi Yudisial Pantau Sidang Air Keras Novel Baswedan

Jumat, 3 Juli 2020 | 19:09 WIB
Oleh : Fana Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Yudisial (KY) mengaku telah memantau sidang perkara teror dengan penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut). Pemantauan dilakukan lantaran perkara dengan terdakwa dua anggota Brimob Polri, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis tersebut telah menyita perhatian publik.

"Setiap kasus yang isu publik, KY selalu pantau. Karena ada beberapa sidang yang virtual juga disiarkan secara media elektronik, selain dipantau langsung kita juga pantau melalui media," kata Ketua KY Jaja Ahmad Jayus di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Jaja mengaku belum menerima laporan terkait dugaan adanya kejanggalan dalam persidangan kasus Novel. Sejauh ini, terdapat pihak yang meminta agar KY memantau jalannya persidangan.

"Kalau yang meminta pemantauan, ada," katanya.

Jaja menegaskan, KY maupun pihak lain tidak dapat mengintervensi jalannya persidangan. Terlebih soal putusan yang bakal dijatuhi Majelis Hakim PN Jakut terhadap kedua terdakwa yang rencananya bakal dibacakan dalam persidangan pada 16 Juli mendatang. Namun, dalam menjatuhkan putusan, Majelis Hakim diminta berdasarkan fakta persidangan.

"Siapapun tidak boleh intervensi hakim harus begini, harus begini. Hakim harus memutus berdasarkan fakta di persidangan," kata Jaja.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menuntut setahun pidana penjara terhadap Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, dua anggota Brimob Polri yang menjadi terdakwa penyiram air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Jaksa meyakini keduanya terbukti bersalah sesuai dakwaan subsider, yakni Pasal 353 ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sementara untuk dakwaan primer yakni Pasal 355 ayat (1) KUHP diyakini Jaksa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan. Jaksa menyebut perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur 'dengan perencanaan terlebih dahulu'. Jaksa menyebut kedua terdakwa hanya bermaksud memberi pelajaran dan tidak berniat menyiramkan air keras ke mata Novel.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satu Dokter Positif Covid-19, Puskesmas Banguntapan I Bantul Ditutup

Semua karyawan dan nakes di Puskesmas Banguntapan I telah menjalani swab test.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Ditangkap KPK, Bupati Kutai Timur Miliki Harta Rp 3,1 Miliar

Dalam LHKPN 31 Desember 2019, Ismunandar tercatat memiliki harta dengan jumlah total Rp 3.148.310.015.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Jokowi Minta ITB Berkontribusi Bagi Kemajuan Teknologi Indonesia

Menurut Jokowi, ITB sangat mewarnai perjalanan besar sejarah Indonesia.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Buntut Marah-marah Legislator Demokrat ke Dirut PT Inalum, Pimpinan DPR Akan Klarifikasi Komisi VII

Senin depan pimpinan DPR akan meminta klarifikasi kepada pimpinan Komisi VII untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada saat rapat tersebut,

NASIONAL | 3 Juli 2020

Soal Reshuffle Kabinet, Politikus Golkar Nilai Presiden Jokowi Arif dan Bijak

Kemarahan presiden sebuah sinyal lebih jelas lagi tentang adanya menteri yang belum mampu menangkap visi misi maupun isi hati Presiden Jokowi.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Diduga Terjerat Narkoba, Anak Pejabat Pemkot Tangerang Ditangkap

Polisi menangkap 4 orang terkait penyalahgunaan narkotika, salah satunya anak pejabat Kota Tangerang.

NASIONAL | 3 Juli 2020

BURT DPR Tinjau Protokol Kesehatan Bandara Soetta

Penerapan protokol kesehatan disebut penting dalam menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 3 Juli 2020

3 Orang Jadi Tersangka, Polisi Kejar Provokator Kerusuhan Madina

Ketiga warga Desa Mompang Julu itu jadi tersangka kerusuhan Madina karena diduga membakar 2 mobil dan melukai 6 orang polisi.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Sabtu, PSI Gelar Debat Konvensi Pilkada Surabaya secara Online

Enam bakal kandidat akan ikuti debat yakni Andy Budiman, Budi Santoso, Dwi Astutik, Firmansyah Ali, Sally Azaria, dan Zahrul Azhar Asumta.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Mahfud: Korupsi Sebagai Kejahatan, Bukan Jati Diri Bangsa

Mahfud menyimpulkan kebiasaan yang buruk seperti perilaku koruptif tidak boleh dianggap sebagai budaya.

NASIONAL | 3 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS