Ada Penambahan Empat Kasus Baru Covid-19 di Sultra

Ada Penambahan Empat Kasus Baru Covid-19 di Sultra
Pasien Covid-19 menjalani perawatan. (Foto: AFP)
/ CAH Sabtu, 4 Juli 2020 | 18:19 WIB

Kendari, Beritasatu.com - Ada penambahan empat kasus baru Covid-19 di Sultra dalam data terakhir yang disampaikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra, Sabtu (4/7/2020). Dengan ini maka total kasus Covid-19 di Sultra mencapai 479 orang.

Rincian kasus baru terdiri dari Kabupaten Kolaka Utara satu orang dan Kota Kendari tiga orang.

Sementara itu untuk kasus pasien sembuh terdapat penambahan lima orang. Dengan penambahan itu, maka total pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 479. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra dr La Ode Rabiul Awal mengatakan lima pasien sembuh di Sultra itu berasal dari Kabupaten Buton dan Bombana.

"Hari ini kita ada penambahan kasus sembuh lima orang. Rincian kasus sembuh, satu dari Buton dan empat dari Bombana," kata Rabiul dalam keterangan resminya di Posko Gugus Tugas Covid-19 Sultra.

Dokter yang akrab disapa dokter Wayong ini menyampaikan kasus meninggal di Sulawesi Tenggara tidak ada penambahan, yakni tetap tujuh orang. Pasien yang sedang menjalani perawatan isolasi maupun karantina 210 orang.

"Kami sampaikan kepada saudara-saudara kami yang sampai hari ini belum dinyatakan sembuh, kami mohon tetap bersabar dan berdoa. Seluruh jajaran gugus tugas, baik provinsi maupun kabupaten/kota dan khususnya tenaga kesehatan tidak akan pernah menyerah untuk berusaha memberikan pertolongan yang sebaik-baiknya," ujar Wayong.

Wayong mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara agar selalu memproteksi diri dari virus corona dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

"Kepada teman-teman gugus tugas provinsi maupun kabupaten/kota jangan lengah, tetap siaga karena wabah masih terjadi. Kita harus terus melakukan edukasi pencegahan secara masif dan deteksi sehingga wabah ini bisa kita kendalikan," pungkasnya.



Sumber: ANTARA