Pilkada Serentak 2020, Gubernur Sumut Ingatkan ASN Harus Netral

Pilkada Serentak 2020, Gubernur Sumut Ingatkan ASN Harus Netral
Ilustrasi Pilkada 2020. (Foto: Antara)
Arnold H Sianturi / JEM Minggu, 5 Juli 2020 | 12:12 WIB

Medan, Beritasatu.com  - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 di 23 dari 33 kabupaten/kota di Sumut, supaya mengambil sikap netral.

"Pilkada serentak di tengah pandemi Covid-19 ini harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai pesta demokrasi untuk rakyat ini berubah menjadi mencekam. Saya tidak akan terlibat dalam mendukung pasangan calon. Jika ada ASN yang tidak netral, ingat peringatan ini, maka saya ketok kepalanya," ujar Edy Rahmayadi, Minggu (5/7/2020).

Mantan Pangkostrad ini menegaskan, ASN harus netral menjelang dan saat pelaksanaan pilkada. Begitu juga dengan KPU dan Bawaslu, diharapkan bisa menjalankan aman konstitusi dalam menyelenggarakan pemilu. Sehingga, pilkada serentak yang dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang, berjalan damai, tertib dan lancar.

"Kunci dari pelaksanaan pilkada serentak ini adalah kejujuran. Bila ini dilaksanakan dengan baik maka kericuhan tidak akan terjadi. Saya minta kepada kepala daerah yang kembali maju sebagai petahana juga berlaku adil dan bertanggungjawab. Jangan melibatkan ASN untuk terlibat dalam pemenangan. Pilkada harus harus berjalan demokratis, adil dan jujur," katanya.

Adapun 23 daerah di Sumut yang melaksanakan pilkada serentak meliputi, Kota Medan, Binjai, Pematangsiantar, Tanjungbalai, Sibolga, Gunungsitoli, Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Tanah Karo, Pakpak Bharat dan Labuhan Batu.

Kemudian, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Samosir, Humbahas, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan. Sebanyak 6 dari 23 daerah yang melaksanakan pilkada, dinyatakan masih nihil kasus Covid-19.

Enam daerah zero Covid-19 itu adalah Kota Sibolga, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Pakpak Bharat. Sementara itu, Kota Medan, Binjai, Siantar, Simalungun, Serdang Bedagai dan Tanah Karo, merupakan zona merah Covid-19.

Kategori zona merah pada kabupaten/kota di Sumut karena jumlah pasien positif Covid-19 lebih dari 5 orang. Untuk daerah zona merah ini, penyelenggara pilkada akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yang melibatkan aparat TNI dan Polri dalam hal pengamanan.  



Sumber: BeritaSatu.com