Bengkulu Selatan Terbitkan Panduan Pesta Pernikahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Bengkulu Selatan Terbitkan Panduan Pesta Pernikahan Di Tengah Pandemi Covid-19
Tenda sementara yang disiapkan bagi pasien diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
Usmin / JEM Minggu, 5 Juli 2020 | 12:52 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Tim Gugus Tugas Penanganan virus corona atau Covid-19 Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu menerbitkan buku panduan acara resepsi pernikahan dengan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Buku panduan ini diterbitkan setelah Pemkab Bengkulu Selatan mulai Juli ini mengizinkan warga menggelar acara resepsi pernikahan baik di gedung maupun lapangan terbuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Mulai Juli ini, kita kembali mengizinkan warga untuk menggelar pesta perkawinan karena kasus Covid-19 di Bengkulu Selatan sudah melandai," kata Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, di Bengkulu, Minggu (5/7/2020).

Bupati Gusnan menjelaskan, meski kasus virus corona sudah melandai, tapi setiap acara pesta pernikahan wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti cuci tangan pakai sabun, jaga jarak atau physical distancing, makai masker dan menghindari kerumunan orang dalam jumlah banyak.

Karena itu, setiap acara pesta perkawinan di Bengkulu Selatan maksimal undangan tamu tidak lebih dari 500 orang. Hal ini dila
kukan untuk mencegah terjadi penumpukan orang atau kerumunan yang dapat menimbullan penularan virus corona.

"Pemkab Bengkulu Selatan sudah menerbitkan buka panduan acara pesta pernikahan dengan protokol kesehatan. Buka ini diterbitkan oleh Diknas dan Badan Musyawarah Adat Bengkulu Selatan," ujarnya.

Buku panduan pesta pernikahan dengan protokol kesehatan akan disebarkan ke seluruha desa dan kelurahan yang ada di Bengkulu Selatan sehingga masyarakat luas dapat mengetahui buku tersebut, terutama warga yang akan menggelar pesta pernikahan.

Semua ketentuan yang ada di dalam buku panduan pesta pernilahan wajib ditaati oleh warga yang menggelar pesta tersebut, di antaranya menyiapkan tempat cuci tangan, tamu wajib memakai masker dan menyusun tempat duduk sesuai protokol kesehatan dengan jarak kursi satu dengan yang lain minimal 1-1, 5 meter guna mencegah menularan Covid-19.

Selain itu, tamu dilarang bersalaman dengan anggota panitia, termasuk kepada kedua mempelai dan kedua orang tua pengantin. Hal ini dilakukan untuk memghindari terjangkit virus corona.

Dalam buka tersebut juga dijelaskan acara lamaran pengantin hanya boleh dihadiri 10 orang masing- masing dari wakil perempuan dan laki-laki sebanyak 5 orang.

Sedangkan untuk akad nikah hanya dihadiri paling banyak 20 orang dengan rincian wakil laki-laki dan perempuan masing-masing 10 orang. Selain itu, pesta dengan organ tunggal hanya boleh dilaksanakan pada siang hari dan penyanyi wajib disiapkan pihak organ tunggal.

"Kita minta masyarakat Bengkulu Selatan agar dapat mematuhi isi buku panduan pesta pernikahan tersebut, sehingga warga terhindar dari ancaman tertular virus corona ," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah Adat(BMA) Bengkulu Selatan, Armanudin Durhan mengatakan, dalam menyusun buku panduan pesta ditegah pandemi disesuaikan dengan ketentuan adat dan panduan ini berlaku selama pandemi covid-19 saja.

"Jika pandemi covid -19 di Bengkulu Selatan sudah selesai maka kita kembali menggelar pesta seperti biasa sebelum wabah virus mematikan ini muncul di Tanah Air, termasuk Bengkulu," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Deddy Nata. Ia mengatakan pihaknya mendukung penertiban buku panduan pesta pernikahan dengan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

"Kita mendukung penerbitan buku panduan pesta pernikahan dengan menerapkan protokol kesehatan. Kita siap pengawasi pelaksanaan di masyarakat apakah pesta yang digelar warga sesuai atau tidak dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Kapolres menambahkan, jika dalam pelaksanaanya pesta pernikahan tanpa menerapkan protoko kesehatan maka tuan rumah akan diberikan teguran agar mematuhi ketentuan yang ada, katanya.



Sumber: BeritaSatu.com