Dinilai Gagal Tangani Covid-19, Akhyar Diminta Tak Maju di Pemilihan Wali Kota Medan

Dinilai Gagal Tangani Covid-19, Akhyar Diminta Tak Maju di Pemilihan Wali Kota Medan
Ilustrasi Pilkada 2020. (Foto: Antara)
Arnold H Sianturi / JEM Senin, 6 Juli 2020 | 11:47 WIB

Medan, Beritasatu.com - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, dinilai gagal dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang banyak merenggut korban jiwa di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Karena itu, Akhyar disarankan tidak perlu maju dalam kontestasi pemilihan wali kota medan melalui Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumut, M Alwi Hasbi Silalahi memprediksikan, Akhyar Nasution bakal gagal dalam meraih hati masyarakat karena tidak mampu dalam menekan jumlah korban akibat penyebaran virus corona tersebut. Apalagi, korban Covid-19 terus meningkat.

"Mari bersama kita melihat apa yang dibuat Pak Akhyar dalam pencegahan penyebaran Covid-19 ini, ya tidak ada, hanya sebatas bagi-bagi sembako dan marah - marah. Kami juga banyak membagikan sembako, dan tidak sampai marah - marah," ujar Alwi Hasbi melalui siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (6/7/2020).

Alwi Hasbi mengatakan, kegagalan Akhyar menangani pandemi Covid-19 tidak akan membawa hasil jika tetap memaksakan diri untuk maju dalam pilkada serentak. Masyarakat bakal lebih cenderung memilih kontestan lain karena Akhyar tidak mempunyai strategi dalam mengatasi pandemi tersebut.

"Sampai saat ini di Medan korban yang jatuh karena Covid-19 ini terus bertambah, di Sumut yang meninggal itu sebanyak 104 orang dan 63 orang dari jumlah itu disumbang oleh Kota Medan, Pak Akhyar ini sepertinya anggap enteng masalah Covid-19 ini. Kita mengkhawatirkan jumlah kasus ini meningkat terus," sebutnya. 

 



Sumber: BeritaSatu.com