Warga Jateng Keluhkan PPDB, Ganjar Siap Surati Nadiem
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Warga Jateng Keluhkan PPDB, Ganjar Siap Surati Nadiem

Senin, 6 Juli 2020 | 13:32 WIB
Oleh : Stefi Thenu / WBP

Semarang, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo siap menyurati atau menyampaikan langsung kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim terkait permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Dari hasil blusukan selama PPDB 2020 ke sejumlah sekolah, Ganjar mendapat masukan dan keluhan dari orangtua dan siswa mengenai zonasi. Beberapa SMA dan SMK Negeri telah dikunjungi selama proses PPDB berlangsung. Di antaranya SMAN 1,2 dan 3 Semarang serta SMKN 1,2,4,5 dan 8 Kota Semarang.

Kepada Ganjar, sejumlah siswa mengatakan bahwa sistem PPDB tahun ini cukup rumit. Selain itu, zonasi dianggap kurang adil, karena hanya mengutamakan dekat-dekatan dan usia. “Saya kira zonasi ini memperhitungkan jarak dan nilai, ternyata hanya jarak dan umur. Saya sempat khawatir, karena kegeser dengan yang lebih tua. Padahal jarak saya juga dekat, tapi usianya masih sangat muda, di atas saya masih banyak yang lebih tua,” kata Haqiqi (15) salah satu calon siswa SMAN 2 Semarang.

Seharusnya lanjut dia, sistem zonasi dibarengi dengan prestasi. Artinya meskipun jarak menjadi penentu, namun nilai atau prestasi juga menjadi pertimbangan. “Kalau seperti ini, yang muda dan nilainya bagus kalah dengan yang tua dengan nilai pas-pasan. Padahal jaraknya sama,” ujarnya.

Namun tak sedikit yang setuju dengan sistem zonasi ini. Menurut mereka, zonasi merupakan sistem pemerataan sekolah dan memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk belajar di sekolah terdekat. “Ya bagus, dengan sistem zonasi ini, anak saya bisa sekolah yang dekat dengan rumah. Jadi tidak khawatir selama perjalananya,” kata Nur Safitri (42), salah satu orangtua siswa.

Berbagai keluhan dan masukan itu diserap baik-baik oleh Ganjar. Dia membenarkan, bahwa sistem PPDB masih ada kekurangan yang harus diperbaiki. “Memang banyak problem yang kami temukan di lapangan. Misalnya ada daerah yang tidak memiliki sekolah negeri sehingga tidak ada yang bisa masuk zonasi. Kami sudah berikan solusi dengan membuatkan sekolah jarak jauh dan mudah-mudahan segera kami bangun sekolah permanen tahun depan,” kata Ganjar.

Problem selanjutnya, sistem itu dibuat setelah sekolah sudah dibangun terlebih dahulu. Sehingga, posisi zonasinya tidak merata mengingat banyak sekolah yang dibangun berdempetan dan belum merata. “Ini yang jadi persoalan, karena sekolahnya ada dulu baru dibuat zona, maka pating pletot (tidak rapi). Kalau memang mau tetap zonasi, maka sepertinya kita harus membuat persebaran sekolah yang lebih merepresentasikan kewilayahan, sehingga aksesnya semua menjadi dekat,” ujarnya.

Kalau itu tidak bisa dilakukan, Ganjar mengusulkan adanya perubahan presentase jalur penerimaan PPDB untuk tahun selanjutnya. Menurutnya, bisa saja jalur zonasi menjadi kriteria nomor dua, dan yang pertama adalah jalur prestasi. “Banyak masukan ke saya, kalau sistemnya begini, anak-anak ndak perlu belajar susah-susah, kalau dekat sekolah pasti keterima. Jangan sampai sistem ini menurunkan semangat belajar siswa,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait proses PPDB tahun ini. Selain untuk perbaikan ke dalam, evaluasi juga akan disampaikan sebagai masukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Nanti kami sampaikan masukan ini kepada pak Menteri, karena kami sudah punya pengalaman di lapangan seperti apa,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Covid-19 Membuat Pendaftar Haji Turun

Masalah lainnya adalah suku bunga Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS), yang selama ini menjadi acuan bagi hasil dari bank penerima setoran.

NASIONAL | 6 Juli 2020

22 Penumpang KM Kasih 25 Berhasil Dievakuasi, 2 Meninggal dan 6 Masih Dicari

Total penumpang kapal sebanyak 28 orang, terdiri dari 12 orang anak buah kapal (ABK) dan 16 orang lainnya adalah penumpang kapal.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Covid-19, Karnaval Internasional Perayaan HUT Ke-75 RI Dibatalkan

Perayaan HUT ke-75 RI secara besar-besaran untuk menunjukkan Indonesia adalah negara yang besar.

NASIONAL | 6 Juli 2020

2 Anak Ikut Jadi Tersangka Kerusuhan Madina

Polisi menetapkan 17 tersangka dalam kerusuhan di Madina, Sumatera Utara.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Sebulan, Sumut Diperkirakan Kehilangan Pemasukan Rp 175 Miliar dari Sektor Pariwisata

Kehilangan devisa dengan jumlah tak sedikit itu belum termasuk dari wisatawan domestik yang jauh hari sebelumnya juga banyak berwisata ke daerah tersebut.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Korupsi Penjualan Pesawat, KPK Periksa Eks Dirkeu PT Dirgantara Indonesia

KPK menjadwalkan memeriksa mantan Direktur Keuangan dan Administrasi PT Dirgantara Indonesia, Hermawan Hadi Mulyana, Senin (6/7/2020).

NASIONAL | 6 Juli 2020

RI-Nigeria Perkuat Kerja Sama Pertahanan dan Militer

Nigeria merupakan salah satu negara yang senantiasa memberikan dukungan terhadap kesatuan dan integritas wilayah Indonesia.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Banyak Persoalan Bangsa yang Belum Teratasi, RUU PIP Harus Segera Dibentuk

Hingga saat ini masih dirasakan memudarnya sikap menghargai nilai budaya dan bahasa, solidaritas sosial, kekeluargaan, dan rasa cinta tanah air.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Dinilai Gagal Tangani Covid-19, Akhyar Diminta Tak Maju di Pemilihan Wali Kota Medan

Alwi Hasbi mengatakan, kegagalan Akhyar menangani pandemi Covid-19 tidak akan membawa hasil jika tetap memaksakan diri untuk maju dalam pilkada serentak.

NASIONAL | 6 Juli 2020

5 Kabupaten di Sulteng Nihil Covid-19

“Saya minta masyarakat terus waspada dan tidak lengah,” ujar Haris.

NASIONAL | 6 Juli 2020


TAG POPULER

# Olimpiade Tokyo


# Angka Kematian Covid-19


# Anies Baswedan


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI

Isolasi Terpusat untuk Buruh Pabrik Dibangun di Kawasan Industri Bekasi

MEGAPOLITAN | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS