Tingkat Hunian RS Rujukan Covid-19 di Semarang 79,6 Persen

Tingkat Hunian RS Rujukan Covid-19 di Semarang 79,6 Persen
Ilustrasi penanganan pasien diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
Stefi Thenu / JEM Senin, 6 Juli 2020 | 13:47 WIB

Semarang, Beritasatu.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan, pasien aktif konfirmasi Covid-19 yang memilik kartu tanda penduduk (KTP) Kota Semarang, Jateng, saat ini tercatat 549 orang. Dari jumlah itu, jumlah yang dirawat di rumah sakit (RS) tercatat sebanyak 390 orang, sedangkan sisanya menjalani isolasi mandiri dan menjalani karantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

‘’Untuk rumah sakit, saat ini ada 18 RS di Semarang yang menangani pasien Covid-19. Dengan total bed (tempat tidur) sebanyak 559. Data per hari ini pukul 07.45 WIB, jumlah okupansi bed-nya mencapai 79,6 persen,’’ ungkap Abdul Hakam kepada Beritasatu.com, Senin (6/7/2020).

Menurut Hakam, berdasarkan data di atas, ada beberapa yang masih memiliki ketersediaan tempat tidur, namun tidak banyak. Pihaknya mengakui, kondisi rumah sakit yang memiliki ventilator masih sedikit dan tidak seimbang dengan kondisi pasien yg membutuhkan ventilator.

‘’Sedangkan rata-rata yang dirawat saat ini dengan komorbid yang memerlukan peralatan medis lengkap,’’ ujarnya.

Saat ini, pihaknya terus bekerja keras melakukan treatment intensif kepada pasien dengan penyakit penyerta sesuai kebutuhan pasien untuk mengurangi angka kematian dan melakukan pemeriksaan secara berkala kepada pasien tanpa gejala. Di samping itu, memberikan vitamin secara rutin dan tak lupa memberikan motivasi dan semangat untuk sembuh.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, hingga Senin (6/7) pukul 06.49 WIB, jumlah positif covid-19 tercatat 709 orang, terdiri atas 576 (warga Semarang) dan 133 (luar Kota Semarang).

Sembuh dari covid tercatat 952 orang terdiri atas 789 (warga Semarang) dan 163 (luar Kota Semarang). Meninggal akibat covid 194 orang terdiri atas 156 (warga Semarang) dan 38 (luar Kota Semarang).

Jumlah ODP 4.425 perinciannya selesai pemantauan 4.190 dan ODP terpantau 235. Untuk PDP tercatat 1.891, perinciannya negatif 1.258, meninggal negatif 193, meninggal tunggu hasil 40, PDP tunggu hasil 400. 



Sumber: BeritaSatu.com