Kempora Ajak Penggiat Olahraga Ekstrem Ikuti Lomba Video

Kempora Ajak Penggiat Olahraga Ekstrem Ikuti Lomba Video
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta meresmikan Extreme Sports Video Challenge di Gedung Kempora, Jakarta, Senin (6/7/2020). (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 6 Juli 2020 | 16:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) telah resmi meluncurkan Extreme Video Challenge yang ditujukan bagi penggiat olahraga ekstrem. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta di Gedung Kempora, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Lomba ini mengambil tema "Sehat, Bijak dan Waspada", serta mempertandingkan tujuh cabang olahraga ekstrem. Ketujuh cabor tersebut adalah keseimbangan sepeda, parkour, tantangan basketball, freestyle juggling atau keeping up, lari 10 km dan 5 km, skateboard, serta dance.

Extreme Video Challenge akan berlangsung hingga 6 September 2020. Pemenang akan diumumkan tepat di Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September mendatang.

Untuk setiap kategori, Kempora akan memilih 10 video terbaik yang masing-masing akan mendapatkan hadiah sebesar Rp1,45 juta.

Isnanta menyatakan, kegiatan ini diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk tetap berolahraga di rumah guna mencegah penyebaran virus corona.

"Kita sekarang memang sudah memasuki new normal. Masyarakat memang sudah diperbolehkan aktifitas di luar rumah dengan mengikuti protokol Covid-19 dan protokol kesehatan olahraga yang dikeluarkan oleh Kempora. Namun, untuk memutus mata rantai Covid-19, Kempora tetap menyelenggarakan beberapa lomba untuk mengajak masyarakat berolahraga meski tetap ada di rumah," ungkap Isnanta.

Dirinya pun berharap video yang dilombakan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya anak-anak muda yang mencintai olahraga ekstrem. 

"Jika lewat video itu kreatif, atraktif dan edukatif, berarti kita ikut membangun image Kempora untuk hadir di tengah-tengah masyarakat agar teteap sehat dengan berolahraga," tambah Isnanta.

Ia pun berharap video-video peserta dapat menginspirasi anak lainnya untuk turut ikut serta.

"Apalagi nanti kalau ada video yang mengajarkan dasar atau memberikan tutorial untuk memulai latihan olahraga extreme sports. Karena ini bagian dari pembudayaan olahraga di Indonesia. Semakin banyak orang yang diajak, maka semakin bagus," tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com