Terima Suap dari Bos Dealer, 3 Eks Pemeriksa Pajak Dihukum 3 dan 5 Tahun Penjara
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Terima Suap dari Bos Dealer, 3 Eks Pemeriksa Pajak Dihukum 3 dan 5 Tahun Penjara

Senin, 6 Juli 2020 | 21:47 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis hakim pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan tiga pemeriksa pajak di Kantor Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) Tiga Jakarta, yakni Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi terbukti menerima suap terkait persetujuan permohonan lebih bayar pajak (restitusi) yang diajukan PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) tahun pajak 2015 dan 2016.

Majelis Hakim menjatuhkan hukuman berbeda terhadap ketiga terdakwa. Terdakwa Hadi Sutrisno dihukum 3 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subider 1 bulan. Sementara Jumari dihukum pidana penjara 3 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan. Sedangkan terdakwa Moh Naim Fahmi divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 2 bulan.

Ketiga orang pemeriksa pajak KPP PMA Tiga Jakarta itu terbukti menerima suap masing-masing senilai US$ 18.425 dan US$ 13.700 Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) Darwin Maspolim dan Katherine Tan Foong Ching selaku Chief Financial Officer Wearnes Automotive PTE LTD.

Suap itu diberikan agar ketiga pemeriksa pajak bersama mantan Kepala Kantor Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) Tiga Jakarta, Yul Dirga menyetujui permohonan restitusi yang diajukan PT WAE tahun pajak 2015 dan 2016. PT WAE merupakan distributor resmi kendaraan premium dengan merk Jaguar, Land Rover dan Bentley.

"Mengadili menyatakan terdakwa 1 Hadi Sutrisno, terdakwa 2 Jumari, terdakwa 3 Moh Naim Fahmi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim Suparman saat membacakan amar putusan terdakwa ketiga terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/7/2020).

Vonis itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada KPK. Jaksa KPK sebelumnya menuntut Hadi Sutrisno dan Jumari dengan pidana penjara selama 5 tahun dan pidana denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Sementara Muh Naim Fahmi dituntut pidana penjara selama 6 tahun dan pidana denda sebesar Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam amarnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengabulkan permohonan justice collaborator yang diajukan terdakwa Hadi Sutrisno.

Atas putusan tersebut, ketiga terdakwa menyatakan pikir-pikir. Hal serupa juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum pada KPK.
Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman 6 tahun dan 6 bulan pidana penjara serta denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Yul Dirga. Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan yakni mewajibkan Yul Dirga membayar uang pengganti US$ 18.425, US$ 14.400, dan Rp 50 juta subsider 2 tahun kurungan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendesak, Pembaruan Politik Hukum Peninjauan Kembali

Sejumlah praktisi dan akademisi hukum bersepakat bahwa sudah saatnya Indonesia memperbarui politik hukum atas Peninjauan Kembali (PK)

NASIONAL | 6 Juli 2020

Polres Majalengka Siapkan Rencana Aksi Pencegahan Karhutla

Polres Majalengka melakukan sejumlah antisipasi untuk menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Majalengka.

NASIONAL | 6 Juli 2020

RUU Ciptaker Penting untuk Penguatan Industri

Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker) dapat menjadi awal yang baik untuk menjaga momentum reformasi investasi

NASIONAL | 6 Juli 2020

Istri Mensos, Grace Batubara Berikan Bantuan 500 Sembako di Bogor

Istri Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, Grace Juliari P Batubara memberikan bantuan non reguler kepada 500 masyarakat terdampak Covid-19

NASIONAL | 5 Juli 2020

Akui Bertemu di PN Jaksel, Kuasa Hukum Klaim Tak Lindungi Djoko Tjandra

Tim kuasa hukum Djoko Tjandra, Andi Putra Kusuma mengklaim tak melindungi kliennya yang menjadi buronan atas perkara pengalihan hak tagih Bank Bali.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Kasus Suap Bupati dan Ketua DPRD Kutim Bukti Nyata Korelasi Nepotisme dan Korupsi

Firli menyatakan, kasus suap yang menjerat Ismunandar dan Encek Unguria bukti nyata korelasi antara nepotisme dan korupsi.

NASIONAL | 6 Juli 2020

KPK Dalami Fee Penjualan Pesawat PT Dirgantara Indonesia

KPK mendalami transfer fee terhadap pihak-pihak tertentu terkait kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia

NASIONAL | 19 Juli 2020

Respons Warganet Soal Kekecewaan Jokowi kepada Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengutarakan kekecewaannya atas kinerja Kabinet Indonesia Maju dalam penanganan pandemi Covid-19

NASIONAL | 6 Juli 2020

Terbebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi, Ety Bahagia Bisa Kembali ke Indonesia

Ety bisa menghirup udara kebebasan setelah pemerintah melalui Kedutaan Besar untuk Arab Saudi melakukan negosiasi untuk bisa membebaskan Ety dari segala tuduhan

NASIONAL | 6 Juli 2020

Bupati Buleleng Beri Masukan Proyek Revitalisasi Pasar Banyuasri

Pasar semi modern Banyuasri dirancang sebagai pusat city tour, serta mampu beraktivitas 24 jam.

NASIONAL | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS