Pelapor Eks Anggota DPR Asal Sultra Surati Komisi Pemilihan Umum
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelapor Eks Anggota DPR Asal Sultra Surati Komisi Pemilihan Umum

Selasa, 7 Juli 2020 | 11:59 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Surya Ismail Bahari, yang melaporkan Haerul Saleh, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2014-2019 ke Polda Metro Jaya dalam kasus penipuan menyurati Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Langkah ini ditempuh Surya Ismail Bahari karena tersiar kabar bahwa Haerul, yang sudah berstatus jadi tersangka akan dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lewat pergantian antarwaktu (PAW).

Surat tersebut dikirimkan Surya Ismail Bahari pada 20 April 2020. Dalam surat yang diteken Surya Ismail Bahari dan salinannya diperoleh media, diketahui ditujukan kepada Ketua KPU Arief Budiman.

Surat itu juga ditembuskan ke Presiden Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan beberapa lainnya.

Dalam surat tersebut, Surya Ismail Bahari menyampaikan bahwa Haerul Saleh telah ditetapkan dan masih sebagai tersangka atas kasus pidana penipuan kepada dirinya. Dia juga menyebut penetapan tersangka tersebut berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) tanggal 9 Januari 2020 Nomor. B/102/I/RES.1.11/Ditreskrimum.

Dalam surat sebanyak tiga halaman itu, Surya Ismail juga menyampaikan kronologi utang-piutang yang berujung kasus hukum. Dalam tanda terima surat tersebut, Surya Ismail meneken sebagai pihak yang menyerahkan surat dan diterima Fandi, staf KPU.
Saat dikonfirmasi soal surat ke KPU tersebut, Surya Ismail Bahari tidak menyangkalnya.

“Saya memang berkirim surat itu, sebagai bagian dan upaya menagih hak saya,” katanya dalam siaran pers, Selasa (7/7/2020). “Sampai sekarang belum ada tanda-tanda utang saya dibayar oleh yang bersangkutan,” kata dia.

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra Haerul Saleh bersama dua temannya La Ode Husuna alias Jhon dan Tarhim dilaporkan ke polisi, lewat surat benomor LP/4264/VII/2019/PMJ/Ditreskrimum pada 16 Juli 2019 itu, akhirnya berbuntut penetapan status tersangka kepada Haerul Saleh.

Laporan itu kemudian berujung penetapan tersangka yang terungkap dalam Surat Pemberitahun Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) No : B/102/I/RES.1.11/2020/Ditreskrimum tertanggal 9 Januari 2020 yang diteken AKBP M. Gafur A.H Siregar.

Surya mengatakan laporan polisi itu dibuat pada Januari 2020, karena Haerul tidak kunjung memenuhi kewajibannya melunasi utang senilai Rp 10 miliar, dan kompensasi pembagian keuntungan senilai Rp 6,4 miliar. “Jadi totalnya Rp 16,4 miliar,” katanya.

Dalam catatan kronologi kejadian yang diperoleh media, diketahui transaksi peminjaman uang itu terjadi pada 6 Juni 2018, ketika Haerul Saleh datang menemui Surya Ismail Bahari.

Saat itu mantan anggota Komisi 11 DPR itu mengatakan memerlukan dana untuk mengangkut biji nikel sebanyak 100.000 WT yang dikelola PT Ringa Jhon Indocemet yang melakukan kerja sama operasi dengan PT Toshida Indonesia.

Dana pinjaman berikut kompensasinya sesuai perjanjian Surya Ismail Bahari akan dikembalikan pada dua bulan, atau sekitar awal Agustus 2018. Namun kenyataan uang tersebut tidak pernah kembalikan hingga sekarang. Surya Ismail Bahari kemudian menempuh upaya hukum dengan membuat Laporan Polisi ke Polda Metro Jaya.

Dalam salinan dokumen perjanjian antara Surya Ismail Bahari dengan Tarhim selaku Direktur Utama PT Ringa Jhon Indocemet yang diperoleh media, tercantum kesepakatan peminjaman uang dan janji pengembaliannya. Dokumen perjanjian yang diteken pada 8 Juni 2018 dicatatkan di kantor notaris Yualita Widyadhari.

Selain itu juga ada perjanjian antara Surya Ismail Bahari dengan Haerul Saleh La Ode Husuna alias Jhon dan Tarhim pada 15 Januari 2020, yang berisi pernyataan mereka untuk mengembalikan uang titipan. Dalam pernyataan tersebut, ketiga orang tersebut berjanji akan mengembalikan dana pinjaman tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

4.294 Petugas Pilkada di Medan Jalani Rapid Test Covid-19

Rapid test ribuan petugas pilkada tersebut dilakukan di lima lokasi untuk menghindari kerumunan massa.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Kemdagri Mediasi Kemdikbud dan Pemprov DKI untuk Temukan Solusi Kisruh PPDB

Disepakati perlunya perubahan terhadap keputusan Kadisdik untuk disesuaikan dengan Permendikbud 44/2019, yaitu kuota zonasi sebesar minimal 50%.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Jokowi Minta Pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera Tak Bebani APBN

Investasinya sebesar Rp 476 triliun.

NASIONAL | 7 Juli 2020

BPBD Jateng Waspadai Kebakaran Gunung dan Hutan

BPBD Jateng sudah mengeluarkan surat atau rekomendasi dari BMKG.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Ketua Umum JMSI Soroti Praktik Jurnalisme yang Gunakan Combative Lens

Dialog selalu dilihat sebagai sebuah pertempuran yang harus berakhir dengan kemenangan dan kekalahan.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Fasilitas Kesehatan Covid-19 di Bengkulu Hanya Terisi 35 Persen

RS Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu hanya merawat lima pasien Covid-19.

NASIONAL | 7 Juli 2020

413 Peserta UTBK SBMPTN Unib Tak Hadir

Peserta dari luar Bengkulu harus melakukan rapid test terlebih dahulu.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Fosil Ikan Predator Raksasa 70 Juta Tahun Ditemukan

Fosil karnivora yang memiliki gigi tajam

NASIONAL | 7 Juli 2020

Polisi Buru Perampok Emas Senilai Rp 2 Miliar di Kota Jambi

Aksi perampokan toko emas Gemilang di pasar Villa Kenali, Kota Jambi tersebut terjadi saat pasar masih ramai.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Sense of Crisis di Tengah Pandemi, Hasto Ultah ke-54 Tanpa Tiup Lilin

Tidak ada yang spesial di hari ulang tahun Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang ke-54 hari ini. Tidak tiup lilin, dia bekerja seperti biasa.

NASIONAL | 7 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS