James Riady Berharap PSBI Sajikan Solusi bagi Masalah Dunia

James Riady Berharap PSBI Sajikan Solusi bagi Masalah Dunia
Pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan James Riady bersama Ketuan Umum PSBI Effendi Simbolon dan Ketua Dewan Eksekutif Lippo Theo L Sambuaga secara simbolis melepas 15.000 paket bansos dan 1.050 test kit Covid -19, Selasa (7/7/2020) (Foto: Beritasatu.com / Hotman Siregar)
Hotman Siregar / DAS Selasa, 7 Juli 2020 | 15:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Budaya menjadi salah satu bagian untuk menyelesaikan berbagai masalah di dunia. Saat ini dunia dikejutkan dengan berbagai masalah seiring merebaknya pandemi Covid-19. Dunia yang  selama ini dianggap telah maju pesat, sudah jaya, sudah pintar, ternyata harus kembali lagi kepada yang hal yang mendasar atau basic.

"Budaya adalah keseluruhan dari sistem yang menyajikan solusi bagi masalah dunia," kata pendidi Yayasan Pendidikan Pelita Harapan sekaligus CEO Lippo Group James T Riady pada perayaan ulang tahun ke-13 Punguan Simbolon dohot Boruna Se-Indonesia (PSBI) ke-13 yang digelar di Gedung Eks Mabes TNI AU, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2020).

James T Riady berpesan, PSBI sebagai sebuah gerakan bukan sekadar suatu kumpulan marga Simbolon melainkan  gerakan yang membawa nilai-nilai tradisi budaya itu ke dunia untuk membangun masyarakat, menyajikan solusi bagi masalah dunia. 

Menurut James, orang Batak kental akan tradisi kekeluargaan dan kehangatan. James terkesan pada acara dan tradisi  Batak seperti pernikahan atau ulang tahun, dan bahkan saat ada yang meninggal.

Dunia sangat membutuhkan suasana sentuhan kekeluargaan seperti pada saat ada acara tradisi keluarga yang  menghadirkan situasi di mana anggota anggota keluarga besar bisa bersatu. "Bantuan riil maupun emosi itu sesuatu hal sekarang ini sangat dibutuhkan. Menghadirkan kasih, menghadirkan pengampunan, saling membantu, dan saling mengerti. Dan para tokoh dan pemimpin-pemimpinnya dengan kata-kata yang menyejukkan, dengan kata-kata yang membangun, inilah yang diperlukan dunia sekarang ini," katanya.

Wabah Covid -19, kata James, membawa kerusakan secara global. Covid-19 juga membawa arus revolusi ke-4 yang akan membawa dampak yang luar biasa pada dunia.

"Ada 145 juta pekerja di Indonesia dan dari 145 juta itu tidak memiliki keterampilan yang cukup, hanya SMP, SMA. Mereka ini terancam untuk 5, 10,15 tahun ke depan, nah karena itu biarlah PSBI ini bukan sekadar kumpulan marga Simbolon tapi gerakan yang membawa kembali nilai-nilai tradisi budaya itu kembali ke dunia ini," katanya.

PSBI diharapkan juga turut serta membicarakan pendidikan menjadi hal utama. Orang-orang Batak yang sudah ternama dan memiliki sumber daya kepintaran, diharapkan bisa semakin dimajukan. PSBI pun akan mampu memberikan sumbangsih kepada dunia ini dengan pemikiran-pemikiran membangun bangsa.

"Kami sendiri dari Yayasan Pelita Harapan sudah diajak kerja sama Pak Effendy Simbolon (Ketum PSBI), biarlah marga marga Simbolon memikirkan membangun sekolah, memikirkan anak anak cucunya itu menjadi guru. Karena apa? Karena panggilan sebagai guru adalah mulia, biarlah mereka itu terus memikirkan pendidikan yang menghasilkan generasi generasi baru itu, yang bukan hanya penyembah Tuhan, yang takut akan Tuhan tetapi mengerti bagaimana  membangun bangsa," katanya.

James juga menyebutkan bahwa  masalah kesehatan menjadi masalah utama di  waktu yang akan datang. James ingin keluarga Simbolon lima tahun ke depan ada banyak yang membangun rumah sakit dan sekolah.

Pada acara peringatan HUT ke-13, PSBI bersama  Lippo menggelar aksi membagikan 15.000 paket bantuan sosial dan 1.050 test kit Covid -19. James Riady bersama Ketuan Umum PSBI Effendi Simbolon dan Ketua Dewan Eksekutif Lippo Theo L Sambuaga secara simbolis melepas bantuan tersebut disaksikan pengurus pusat PSBI dan sekitar 50 orang undangan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Para anggota PSBI yang tersebar di seluruh dunia bisa menyaksikan acara ulang tahun  secara  daring melalui akun Youtube di rumahnya masing. Panitia acara membatasi tamu yang hadir.



Sumber: BeritaSatu.com