BNPT: Sinergi TNI-Polri Diperlukan dalam Penanggulangan Terorisme
Logo BeritaSatu

BNPT: Sinergi TNI-Polri Diperlukan dalam Penanggulangan Terorisme

Rabu, 8 Juli 2020 | 00:04 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penanggulangan terorisme di Indonesia adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk aparat pertahanan dan keamanan dari unsur TNI dan Polri.

"Diperlukan sinergi TNI-Polri pada aspek pencegahan dalam konteks deteksi intelijen," kata Boy Rafli Amar dalam sambutannya pada acara silaturahmi dalam rangka peningkatan kerja sama BNPT dengan instansi lain dalam penanggulangan terorisme di Kantor BNPT, kompleks IPSC Sentul, Kabupaten Bogor, Selasa (7/7/2020).

Dalam keterangan tertulis yang diterima, acara tersebut dihadiri Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Marinir Suhartono, dan Komandan Korps Pasukan Khas (Dankorpaskhas) Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono.

Hadir pula Komandan Korps Brigade Mobil (Dankorbrimob) Polri Irjen Pol Anang Revandoko, serta Wakil Komandan Komando Operasi Khusus (Wadan Koopssus) TNI Brigjen TNI Marinir Widodo.

Boy Rafli menegaskan, BNPT selama ini lebih banyak berfokus pada upaya pencegahan, sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Terorisme.

“Dalam UU tersebut ada tiga kewajiban pemerintah dalam melaksanakan penanggulangan terorisme, yaitu kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi,” kata mantan Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Waka Lemdiklat) Polri ini.

Di dalam UU No.5/2018 juga mengakomodasi peran dari TNI dan perpres mengenai pelibatan TNI tersebut masih dalam proses. Kementerian Hukum dan HAM, kata dia, saat ini sedang berkonsultasi dengan DPR.

“Jadi, pelibatan TNI ini dalam UU tersebut diatur di dalam Pasal 43 Huruf I, ada peran TNI di dalamnya, baik dalam pencegahan maupun dalam penindakan," kata mantan Kapolda Papua ini.

Sementara itu, jajaran pasukan khusus TNI dan Polri siap mendukung dan bersinergi bersama BNPT dalam melaksanakan berbagai penugasan dalam penanggulangan terorisme di berbagai hal pencegahan.

Misalnya, deteksi dini pencegahan paham radikal terorisme di berbagai wilayah teritorial di Indonesia maupun kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman aksi terorisme.

Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyatakan, Kopassus siap dilibatkan dan mendukung BNPT dalam penanggulangan terorisme untuk menjaga keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ancaman terorisme ke depan makin dinamis. Aksi terorisme ini bukan hanya bersifat penyanderaan ataupun pembajakan saja, melainkan kita lihat dalam dinamika global ini mereka sudah melakukan penyerangan secara masif. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, negara harus hadir," kata Mayjen I Nyoman Cantiasa.

Dankormar Mayjen TNI Mar. Suhartono mengatakan, Korps Marinir akan selalu mempersiapkan diri untuk mendukung tugas penanggulangan terorisme yang dikoordinasikan oleh BNPT.

“Aksi terorisme ini sudah melingkupi aspek kehidupan sehingga kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dan ini inisiatif yang sangat baik dari Kepala BNPT untuk berbagi informasi tentang perkembangan terorisme di Tanah Air," kata Suhartono.

Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono mengatakan, pihaknya siap untuk mendukung kegiatan BNPT dalam penanggulangan terorisme.

"Tugas BNPT itu begitu luas dan lebar sehingga semua komponen harus siap," kata Eris Widodo.

Dankorbrimob Irjen Pol. Anang Revandoko mengapresiasi adanya pertemuan yang luar biasa ini sebagai bentuk keterpaduan antara Pasukan Khusus dari TNI dan Polri bisa menjadi satu dalam rangka penanggulangan teror.

“Jajaran Korps Brimob Polri siap mendukung kebijakan dari Kepala BNPT karena kami sudah dibekali untuk penanganan teror. Harapan kami bisa lebih solid lagi dalam peannggulangan teror dari mulai penangkalan, pencegahan, sampai upaya penindakan dan rehabilitasi," kata Anang Revandoko.



Sumber: ANTARA

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Diminta Tangani Korupsi Sektor Sumber Daya Alam

Komisi III meminta KPK menangani kasus-kasus korupsi terutama di sektor sumber daya alam (SDA).

NASIONAL | 7 Juli 2020

Progres 20,49%, Tol Padang-Sicincin Ditargetkan Beroperasi Desember 2021

Pembangunan Tol Sirip Pekanbaru-Padang pada Padang–Sicincin sepanjang 30,4 km saat ini telah mencapai 20,49 persen dan ditargetkan beroperasi Desember 2021.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Program Kartu Prakerja Dilanjutkan Dua Pekan Lagi

pemerintah saat ini masih mengevaluasi Program Kartu Prakerja. Namun dalam waktu dekat, program ini akan kembali membuka pendaftaran untuk gelombang keempat.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Lolos Tes P3K, FSGI: Nasib 34.000 Guru Honorer Masih Tidak Jelas

Mereka telah lolos P3K dan terhitung sudah setahun diangkat tapi belum mendapat SK dan NIP seperti CPNS.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Rapat Tertutup DPR dan KPK Bahas Kasus hingga Penyadapan

Komisi III DPR menggelar RDP dengan Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

NASIONAL | 7 Juli 2020

PGRI Minta Rekrutmen CPNS Guru Tetap Ada

Ini bertujuan untuk menghindari risiko yang harus dihadapi negara terkait kualitas pendidikan Indonesia yang disebabkan kelangkaan guru.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Mahfud MD: Kasus Penyelundupan Harley Davidson Mantan Dirut Garuda Harus Diselesaikan

Mahfud MD meminta berbagai kasus-kasus penyelundupan yang ditangani oleh Bea Cukai dituntaskan termasuk kasus penyelundupan Harley Davidson dan Sepeda Brompton.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Mahfud MD Akan Panggil Empat Institusi Terkait Djoko Tjandra

Menko Polhukam Mahfud MD akan segera memanggil empat institusi untuk meminta laporan perkembangan kasus buronan kelas kakap, Djoko Tjandra.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Ketua Komisi III DPR: Negara Seakan Kalah oleh Djoko Tjandra

Ketua Komisi III DPR, Herman Hery menyebut negara seakan kalah oleh terpidana dan buronan pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Ekonomi dan Pertahanan Negara Dinilai Saling Melengkapi

Agus melihat perlombaan senjata tak bisa dihindari.

NASIONAL | 7 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS