PPDB Online Lewat Jalur Zonasi di Sumut Akan Dievaluasi

PPDB Online Lewat Jalur Zonasi di Sumut Akan Dievaluasi
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, memberikan keterangan kepada wartawan usai melaksanakan salat di Masjid Agung Medan, Kamis (22/8/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Arnold Sianturi)
Arnold H Sianturi / CAH Rabu, 8 Juli 2020 | 23:34 WIB

 

Medan, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan melakukan evaluasi atas proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021. Evaluasi ini dilakukan supaya kuota yang disediakan untuk SMA Negeri bisa dipenuhi.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, proses seleksi PPDB daring (online) lewat jalur zonasi bermasalah karena banyak sekali orangtua murid yang terlalu fokus agar anaknya bisa masuk ke sekolah negeri yang dianggap favorit.

"Misalnya, untuk SMA Negeri 1, kuota yang menampung 450 orang justru dipenuhi pendaftar mencapai 4.000 orang. Dalam aturan zonasi mengatur jarak 5 kilometer," ujar Edy Rahmayadi, Rabu (8/7/2020).

Dalam jalur zonasi itu, banyak orangtua murid dari kabuapten maupun kota di daerah tersebut, yang menginginkan anaknya mendaftar ke SMA Negeri 1 Medan. Padahal, di daerahnya ada sekolah negeri.

"Ini yang mengakibatkan terjadinya penumpukan pendaftaran untuk di sekolah favorit. Sementara itu, untuk sekolah negeri lainnya justru mengalami kekurangan dari kuota yang disediakan," katanya.

Terkait dugaan kecurangan dalam PPDB online tersebut, mantan Pangkostrad ini menyebutkan, pihaknya akan menurunkan tim untuk mendalami setiap laporan. Dia akan mengambil sikap jika menemukan bukti kecurangan tersebut.

 



Sumber: BeritaSatu.com