400 Orang Tak Hadir, UTBK di Unib Lancar dengan Protokol Kesehatan Ketat

400 Orang Tak Hadir,  UTBK di Unib Lancar dengan Protokol Kesehatan Ketat
Pelaksanaan SBMPTN. (Foto: Antara)
Usmin / JEM Kamis, 9 Juli 2020 | 14:06 WIB

 

Bengkulu, Beritasatu.com - Panitia pelaksana ujian tulis berbasis komputer (UTBK) SBMPTN di Unversitas Bengkulu (Unib) tahun akademik 2020/2021 pada hari keempat tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadi penularan virus corona atau Coviid-19.

"Sampai hari ke-4 pelaksanaan UTBK SBMPTN Unib masih konsisten dengan penerapan protokol kesehatan, kita berharap sampaii selesai ujian tidak ada kasus Covid-19," kata Humas UTBK SBMPTN Unib, Alimansyah, di Bengkulu, Rabu (8/7/2020).

Dijelaskan, hingga hari keempat pelaksanaan UTBK SBMPTN Unib ada sebanyak 400 peserta dari 7.317 peserta yang tidak ikut ujian tanpa penjelasan.

"Peserta yang tidak ikut ujian dipastikan gagal diterima masuk perguruan tinggi negeri, salah satunya di Universitas Bengkulu. Sebab, siswa tidak ujian langsung dinyatakan gugur dan tidak ada ujian susulan," ujarnya.

Selain itu, peserta yang tidak ikut ujian tidak ada nilainya sehingga kalah bersaing dengan peserta yang lain. Dengan demikian, meeka dipastikan tidak lulus SBMPTN di Unib maupun universitas pilihan lainnya.

Dengan demikian, sementara ini ada sekitar 400 orang peserta UTBK SBMPTN Unib dari jumlah 7.317 peserta dipastikan tidak lulus.

Alimansyah menambakan, pelaksanaan UTBK SBMPTN Unib tetap konsisten dengan menerapkan protokol kesehatan agar peserta tidak terjangkit virus corona.

Setiap peserta UTBK SBMPTN Unib sebelum masuk ke ruang ujian wajib menjalani pemeriksaan suhu tubuh, wajib memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak atau physical distancing; serta tidk berkerumun.

Hal ini wajib dilaksanakan para peserta UTBK SBMPTN Unib. Bagi peserta yang tidak melaksanakan protokol kesehatan tidak diperkenankan masuk ke ruang ujian.

"Sikap tegas ini kita lakukan agar pelaksanaan UTBK SBMPTN di Unib tidak menularkan virus corona kepada para peserta ujian,' ujarnya. 



Sumber: BeritaSatu.com