Presiden Targetkan Kawasan Lumbung Pangan Nasional Bertambah 148.000 Hektar

Presiden Targetkan Kawasan Lumbung Pangan Nasional Bertambah 148.000 Hektar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) setibanya di bandara Tjilik Riwut untuk meninjau perkembangan Food Estate dan penanganan COVID-19, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis, 9 Juli 2020. (Foto: Istimewa)
Lenny Tristia Tambun / YUD Kamis, 9 Juli 2020 | 19:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan untuk menambah kawasan Lumbung Pangan Nasional di Kabupaten Pulau Pisang dan Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah seluas 148.000 hektare. Ditargetkan pembangunan Lumbung Pangan Nasional tersebut akan rampung dalam 1,5 hingga dua tahun ke depan.

“Kemudian berikutnya, akan dalam satu setengah tahun sampai maksimal dua tahun, akan ditambah lagi 148 ribu hektare. Baik itu di Kabupaten Pulau Pisang maupun di Kabupaten Kapuas,” kata Jokowi saat meninjau lokasi Food Estate di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulau Pisang, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

Namun, lanjutnya, terlebih dahulu, pemerintah akan menyelesaikan pembangunan kawasan Food Estate atau Lumbung Pangan Nasional seluas 30 ribu hektare pada tahun ini. Pengerjaannya sudah dimulai dalam dua pekan ini, terutama terkait dengan irigasinya.

“Kita merencanakan Food Estate atau Lumbung Pangan yang sudah mulai dikerjakan dua minggu ini, terutama untuk urusan irigasinya dulu. Dan tahun ini, insyaAllah akan kita selesahkan kurang lebih 30 ribu hektare,” ujar Jokowi.

Pembangunan Kawasan Lumbung Pangan di dua kabupaten Provinsi Kalimantan Tengah ini, menurut Jokowi dilakukan untuk mengatasi krisis pangan yang telah diperingatkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO). Krisis pangan muncul dikarenakan adanya wabah virus corona atau Covid-19 dan musim kemarau.

“Untuk apa, ini kita siapkan, saya kira kita tahu semuanya FAO sudah memberikan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi,” terang Jokowi.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi meninjau lokasi pengembangan food estate atau lumbung pangan nasional dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah Kamis (9/7/2020).

Lokasi yang pertama ditinjau Presiden adalah lahan di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Daerah ini diharapkan dapat dijadikan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa.

Saat meninjau, Jokowi menerima pemaparan yang dipandu oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Setelah itu, Presiden meninjau lahan-lahan yang akan menjadi lumbung pangan nasional di daerah tersebut.

Selain itu, Jokowi juga berdiskusi bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan sejumlah menteri lainnya terkait pengembangan kawasan lumbung pangan tersebut di sebuah gubuk tak jauh dari lokasi peninjauan.

Turut serta yang mendampingi Jokowi saat tinjauan tersebut, di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat.



Sumber: BeritaSatu.com