Provinsi Banten Masuk Zona Kuning Kasus Covid-19

Provinsi Banten Masuk Zona Kuning Kasus Covid-19
Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menjalani swab test PCR yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Kantor Satpol PP Kota Tangerang Banten, Jumat, 19 Juni 2020. (Foto: Beritasatu.com/Chairul Fikri)
Laurens Dami / CAH Kamis, 9 Juli 2020 | 21:59 WIB

Serang, Beritasatu.com - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Banten mengatakan bahwa positivity rate kasus Covid-19 di Banten rata-rata 5,49 persen, per tanggal 8 Juli 2020. Angka ini masuk dalam kategori zona kuning. Hal yang menggembirakan bagi masyarakat bahwa Banten yang sebelumnya masuk zona merah, kini sudah berada di zona kuning.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Banten selaku Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti, kepada SP, Kamis (9/7/2020) menjelaskan, telah terjadi progress yang menggembirakan terkait penanganan Covid-19 di Banten.

Ati mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi zona berdasarkan 15 indikator kesehatan masyarakat menuju masyarakat produktif dan aman dari Covid-19 dengan berbasis data.

Baca JugaSiapkan 100 Bed, RSUD Banten Selalu Penuh dengan Pasien Covid-19 

Ada pun indikator itu yakni dari segi epidemiologi selama dua pekan terakhir mengalami penurunan jumlah kasus positif (kurang lebih 50 persen); penurunan jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) kurang lebih 50 persen; penurunan jumlah meninggal dari kasus positif kurang lebih 50 persen; penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP target kurang lebih 50 persen; penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS kurang lebih 50 persen; penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat (target kurang lebih 50 persen); dan kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif (di atas 75 persen).

Selain itu, terjadi kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP; penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk dan penurunan angka kematian per 100.000 penduduk.

Lebih lanjut Ati mengatakan, dari segi surveilans kesehatan masyarakat telah terjadi peningkatan jumlah pemeriksaan spesimen; positivity rate <5 persen (kurang dari 5 persen atau dari seluruh sampel yang diperiksa, proporsi positif hanya 5 persen).

Baca JugaBanten Keluar dari 10 Besar Kasus Positif Covid-19

“Kalau dilihat dari faktor pelayanan kesehatan, jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan mampu menampung lebih dari 20 persen jumlah pasien positif Covid-19. Selain itu, jumlah tempat tidur di RS Rujukan mampu menampung lebih dari 20 persen jumlah ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19. Rt (Angka tingkat penularan aktif efektif) kurang dari satu (<1) sebagai indikator pelengkap atau untuk triangulasi saja,” jelasnya.

Ati mengatakan, hasil penilaian kelima belas indikator di atas yang memiliki total skor 2,7 yang menyebabkan Banten menjadi Zona Kuning.

Menurut Ati, kalau dilihat dari positivity rate untuk 8 kabupaten/kota di Banten, ada tiga daerah di Banten yang sudah berada di zona hijau karena nilai positif ratenya di bawah 5 persen yakni Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Lebak. Sedangkan positivity rate di atas 5 persen atau zona kuning yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang dan Kota Tangerang.

“Sacara umum di Provinsi Banten positivity rate berada di angka 5,49 persen. Jadi masuk dalam kategori zona kuning,” ujarnya.

Ati mengatakan, pada pekan sebelumnya Provinsi Banten telah keluar dari 10 besar kasus Covid-19 di Indonesia, kini wilayah Provinsi Banten telah masuki zona Kuning dengan jumlah kumulatif kasus aktif sebanyak 261 kasus.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional pada hari Rabu (8/7/2020) wilayah Provinsi Banten telah memasuki zona kuning atau kasus per hari terletak pada kisaran 101 - 500 kasus.

“Hingga saat ini dari data yang ada untuk zona hijau ada 15 provinsi. Zona kuning sebanyak 6 provinsi. Zona orange sebanyak 8 provinsi. Sedangkan Zona Merah sebanyak 5 provinsi,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com