Eks Pejabat Bappenas Diduga Terima Uang dari Mitra PT Dirgantara Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Eks Pejabat Bappenas Diduga Terima Uang dari Mitra PT Dirgantara Indonesia

Kamis, 9 Juli 2020 | 22:04 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Deputi Bidang Politik Hukum, Pertahanan dan Keamanan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rizky Ferianto, Kamis (9/7/2020).

Rizky diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran pesawat di PT Dirgantara Indonesia (DI) untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Asisten Direktur Utama PT DI bidang Bisnis Pemerintah, Irzal Rizaldi Zailani.

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Rizky mengenai uang yang diduga diterima dari mitra penjualan peserta PT Dirgantara Indonesia.

"Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dengan adanya dugaan penerimaan uang dari mitra penjualan PT DI," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (9/7/2020) malam.

Meski demikian, Ali belum menjelaskan lebih rinci mengenai hal tersebut. Rizky sebelumnya juga pernah diperiksa untuk tersangka Irzal pada Senin (15/6/2020). Saat itu penyidik mencecar Rizky mengenai Rapat Umum Pemegang Saham PT DI. Rapat tersebut terutama terkait penentuan mitra penjualan pesawat PT Dirgantara Indonesia.

Selain Rizky, dalam mengusut dugaan korupsi di PT DI, tim penyidik hari ini juga memeriksa tiga saksi lainnya, yakni, Manager Penjualan PT DI, Heri Muhamad Taufik Hidayat; Plt Kepala Departemen Kontrak Unit Sekretaris PT DI, Dinah Andriani; dan Direktur Utama PT Selaras Bangun Usaha, Ferry Santosa Subrata.

Ali menyebut, pemeriksaan terhadap Ferry Santosa dilakukan penyidik untuk mendalami penggunaan uang fee mitra penjualan yang diberikan kepada pihak-pihak tertentu di PT DI. Kemudian saksi Dinah Andriani dan Heri Muhamad Taufik Hidayat diperiksa terkait dengan penganggaran mitra penjualan pada PT DI.

Diketahui, KPK menetapkan mantan Dirut PT DI Budi Santoso dan mantan Asisten Direktur Utama PT DI bidang Bisnis Pemerintah Irzal Rizaldi Zailani sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di PT Dirgantara Indonesia.

Keduanya diduga melakukan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa fiktif terkait penjualan dan pemasaran produk PT DI seperti pesawat terbang, helikopter dan lainnya. Budi Santoso dan Irzal serta sejumlah pihak lain diduga telah merugikan keuangan negara hingga Rp 330 miliar yang merupakan nilai yang telah dibayarkan PT DI kepada enam perusahaan mitra/agen dalam kurun tahun 2011 hingga 2018.

Padahal keenam perusahaan mitra, yakni PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa, dan PT Selaras Bangun Usaha tidak pernah melaksanakan kewajibannya sesuai dengan perjanjian.

Dari nilai tersebut, KPK menduga Budi Santoso dan Irzal serta sejumlah direksi PT Dirgantara Indonesia menerima aliran dana sekitar Rp 96 miliar.

Selain Budi dan Irzal, direksi PT DI lainnya yang disebut turut kecipratan aliran dana yakni, mantan Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT Dirgantara Indonesia dan mantan Direktur Aerostructure yang kini menjabat Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh serta mantan Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan, Arie Wibowo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Provinsi Banten Masuk Zona Kuning Kasus Covid-19

Provinsi Banten yang sebelumnya masuk zona merah Covid-19 kini menurun menjadi zona kuning.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Penguatan Nasionalisme Harus Kontekstual

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan, nasionalisme atau cinta bangsa dan Tanah Air harus tetap dipupuk di tengah globalisasi.

NASIONAL | 9 Juli 2020

3 Perusahaan Klaster Baru Covid-19 di Semarang Ditutup

Langkah tersebut, kata Ganjar, juga berlaku untuk perusahaan di wilayah lain, seperti Jepara dan Rembang.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Wawan Klaim Telah Jadi Pengusaha sebelum Atut Jadi Gubernur Banten

Bos PT Balipacific Pragama, Tubagus Chaeri Wardana kembali mengklaim sudah lebih dahulu menjadi pengusaha sebelum kakaknya, Ratu Atut Chosiyah menjadi Gubenur

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi Apresiasi Pemprov Kalteng Lakukan Tes Masif Covid-19

Menurut Jokowi, tes masif Covid-19 saja tidak cukup tetapi harus diiringi dengan melakukan pelacakan (tracing contact) yang agresif.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kampung Tangguh Nusantara TNI-Polri Mampu Lawan Dampak Pandemi Covid-19

Aparat TNI dan Polri menguatkan Kampung Tangguh Nusantara dengan program pemanfaatan lahan dan padat karya.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi: Hati-hati Kalau Ingin Membuka Sekolah

Presiden Jokowi memperingatkan kepala daerah untuk hati-hati untuk membuka kembali aktivitas masyarakat di berbagai sektor, terutama di bidang pendidikan

NASIONAL | 9 Juli 2020

Presiden Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Peninjauan tersebut dilakukan dalam kunjungan kerja presiden di Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pers Bebas Lebih Baik daripada Pers Dikontrol

Dosen Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia Ade Armando mengemukakan, kebebasan pers harus terus dijaga dan diperkuat.

NASIONAL | 8 Juli 2020

Kemenangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres Penuhi Aspek Dominasi dan Representasi

Tulisan di media sosial terkait putusan MA yang menarasikan skandal politik Pilpres adalah tudingan yang tidak akurat dan menyesatkan.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS