Mantan Penyidik Kasus BNI: Cari dan Sita Aset Maria Pauline!
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Mantan Penyidik Kasus BNI: Cari dan Sita Aset Maria Pauline!

Jumat, 10 Juli 2020 | 10:47 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — Mantan Ketua Tim Penyidik kasus BNI Irjen (pur) Benny Mamoto mengatakan jika proses hukum terhadap tersangka pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa, tak cukup hanya soal pemidanaan.

“Mudah-mudahan diikuti penyitaan aset supaya kerugian negara dapat ditekan,” kata Benny saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (10/7/2020).

Istilahnya penegakan hukum tidak hanya berupaya mengejar pelaku secara konvensional, tetapi diarahkan pada pendekatan follow the money and assets.

Meski belum diketahui apakah Maria kini masih punya aset—mengingat pelariannya yang panjang selama 17 tahun—atau tinggal “tulang tanpa daging”.

Benny yang saat itu berpangkat Kombes memang diminta Kapolri Jenderal Sutanto untuk membereskan carut marut kasus ini. Ia pun sempat terbang ke Belanda untuk menemui Pauline yang sudah kabur ke negeri Tulip.

Pauline kala itupun sudah menjadi warga negara Belanda.”Rencananya saat itu (pertemuan) difasilitasi oleh seorang pengacara tapi tidak jadi,” kata Benny yang dulu juga bergabung dengan Tim Pemburu Koruptor (TPK) kantor Menko Polhukam itu.

Semasa di TPK, Benny berhasil membawa pulang dua buron yakni David Nusa Wijaya dari Amerika dan Atang Latif dari Singapura.

Seperti diberitakan kasus Maria berawal saat pemilik PT Gramarindo Group itu mendapat mendapat pinjaman BNI cabang Kebayoran Baru pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003.

Bank pelat merah ini mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro—atau setara Rp 1,7 triliun dengan kurs saat ini— kepada mereka. Aksi PT Gramarindo Group bisa mulus karena dibantu orang dalam bank.

Pada 2003 BNI pusat mengendus sesuatu yang tidak beres dalam transaksi keuangan PT Gramarindo Group. Mereka menggunakan L/C fiktif untuk mendapatkan kredit.

Kasus L/C fiktif inilah yang kemudian dilaporkan ke Mabes Polri. Rekan Maria bernama Adrian Woworuntu, oknum polisi, dan oknum internal BNI pun ditangkap dan telah divonis, sementara Maria kabur tak lama saat kasus ini disidik.

Maria licin bagai belut termasuk kini jadi warga negara Belanda, tetapi akhirnya ia pun terpleset dan tertangkap di Serbia. Kini Maria disidik kembali oleh Bareskrim.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mafindo: Waspada Informasi Provokasi, Masyarakat Harus Cerdas Memilah

Masyarakat diminta untuk bersabar dalam memilah berita dan tidak langsung menelan begitu saja.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pakar: Masalah Guru Bisa Selesai jika Ada Kerja Sama Antar-Kementerian

Dengan kerja sama, ajak kepala daerahnya berdialog, karena guru itu milik pemda. Pemerintah pusat tidak bisa main atur-atur mereka.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Dewas KPK Diminta Transparan Tangani Laporan

Dewas KPK untuk bersikap tegas, rasional, berkeadilan, tidak memihak, dan trasnparan dalam mengambil keputusan yang objektif.

NASIONAL | 9 Juli 2020

DPR Minta Data Guru Disinkronkan

DPR mendesak ketersediaan satu data terkait jumlah guru THK2 paling lambat Oktober 2020.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Panen Raya Desa Tangguh Majalengka

Kampung Tangguh Nusantara TNI-Polri dinilai mampu melawan dampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Polda Sumut Ingkatkan Perusahaan Tak Bakar Hutan

Sejauh ini, sambung Nainggolan, belum ada kasus kebakaran hutan dan lahan di Sumut.

NASIONAL | 9 Juli 2020

3 Polres di Jambi Siaga Kebakaran Lahan Gambut

Kebakaran hutan dan lahan gambut tersebut sudah mulai terjadi pekan lalu di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Tenaga Kerja Outsurcing Terkena Dampak Pandemi Covid-19

Forum perusahaan-perusahaan alih daya (outsourcing) meminta untuk dilakukan revisi terhadap Kode Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) Wajib Pajak.

NASIONAL | 9 Juli 2020

WNA di Indonesia Juga Harus Ikuti Protokol Kesehatan Selama Pandemi Covid-19

Dari 192.000 WNA yang ada di Indonesia, 334 orang yang dinyatakan positif Covid-19, di mana saat ini ada 228 orang sudah dinyatakan sembuh.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Eks Pejabat Bappenas Diduga Terima Uang dari Mitra PT Dirgantara Indonesia

KPK rampung memeriksa mantan Deputi Bidang Politik Hukum, Pertahanan dan Keamanan Bappenas Rizky Ferianto, Kamis (9/7/2020).

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS