Kondisi 17 Pasien Covid-19 Klaster Secapa TNI AD Sudah Membaik

Kondisi 17 Pasien Covid-19 Klaster Secapa TNI AD Sudah Membaik
Paramedis menangani pasien terinfeksi virus "corona". (Foto: AFP / Alberto Pizzoli)
Dina Manafe / JAS Jumat, 10 Juli 2020 | 19:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dan juga Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa kondisi 17 orang terkait klaster Covid-19 Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat yang dirawat di Rumah Sakit Dustira sudah membaik. Mereka tidak lagi mengalami demam, dan batuk mulai mereda.

“Mereka dirawat di Rumah Sakit Dustira, saat ini kondisi yang dirawat sudah membaik. Sudah tidak ada lagi yang demam, yang panas, keluhan juga batuk minimal. Sementara lainnya menjalankan karantina wilayah dengan baik,” kata Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (9/7).

Dari laporan sebelumnya, sebanyak 1.262 orang yang terdiri dari peserta didik maupun pelatih Secapa TNI AD terkonfirmasi positif Covid-19. Data tersebut didapatkan menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan sejak 29 Juni 2020.

Dalam hal ini, Kodam 3 Siliwangi telah melakukan upaya karantina wilayah dan isolasi kepada seluruh peserta didik dan pelatih yang dinyatakan positif dengan pemantauan yang sangat ketat.

Dari pemantauan hari ini mereka yang sedang dikarantina dalam kondisi baik. Untuk sementara kompleks ini dikarantina secara ketat, sehingga tidak diizinkan ada yang keluar atau masuk. Menurut Yurianto, dengan upaya tersebut maka kendali untuk menekan penularan dari klaster ini sudah dilaksanakan dengan baik.

Oleh karena itu Yurianto meminta masyarakat tidak panik, sebab penanganan sudah dilakukan dengan baik sesuai standar prosedur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan Kesehatan Kodam 3 Siliwangi.

“Oleh karena itu, saudara-saudara sekalian, kita tidak perlu mengkhawatirkan ini, dan kita bisa mengendalikannya dengan baik,” kata Yurianto.

Yurianto juga melaporkan, hingga hari ini pihak telah melakukan pemeriksaan terhadap 23.609 spesimen. Total keseluruhan yang sudah diperiksa spesimennya hingga hari ini adalah 1.015.678 spesimen. Dari jumlah ini diperoleh hasil positif terkonfirmasi sebanyak 1.611 orang hari ini.

Yurianto juga melaporkan penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.611, sehingga total kumulatif menjadi 72.347. Sementara kasus sembuh bertambah 878 orang, sehingga menjadi 33.529. Untuk kasus meninggal bertambah 52 orang, sehingga menjadi 3.469 orang.

Dari penambahan kasus baru hari ini, terbanyak dikontribusi oleh DKI Jakarta sebanyak 260 orang. Kemudian diususl Jawa Timur 246 orang, Sulawesi Utara 134 orang, Sulawesi Selatan 132, Sumatera Utara 112, Jawa Barat 105, dan Jawa Tengah 100.

Hari ini 17 provinsi melaporkan kasus baru di bawah 10 orang. Kemudian sembilan provinsi melaporkan tidak ada kasus baru sama sekali, yaitu Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Riau dan NTT.



Sumber: BeritaSatu.com