Mendagri Minta Daerah Bagi Masker Secara Masif

Mendagri Minta Daerah Bagi Masker Secara Masif
Tito Karnavian. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Robertus Wardi / JAS Jumat, 10 Juli 2020 | 22:23 WIB

Jayapura, Beritasatu.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengemukakan disiplin menerapkan protokol kesehatan sangat penting untuk mencegah terpapar wabah Covid-19. Protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, menghindari kerumunan sosial, atau hindari acara berkumpul dan mengobrol dalam jarak dekat, harus dibiasakan. Untuk itu dia meminta pembagian masker secara masif. 

“Dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam Pilkada nanti,” kata Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (10/7/2020).

Ia mengajak para kepala daerah agar membuat gerakan bagi masker secara masif. Pasalnya, protokol kesehatan seperti penggunaan masker menjadi kunci dalam menyukseskan Pilkada di tengah pandemi seperti sekarang.

“Sangat penting bagi jajaran KPU memberi arahan-arahan di tempat pemungutan suara (TPS) nanti tentang pentingnya penggunaan masker. Penggunaan masker sangat penting sekali. Kalau ada pemilih yang positif petugasnya jangan ambil risiko. Gunakan baju astronot itu, supaya tidak tembus sama sekali. Gunakan masker kalau bisa N95, kalau tidak ada surgical mask (masker bedah) tapi harus sama face shield," jelas Tito.

Mantan Kapolri ini mengingatkan agar penggunaan masker jangan sekedar disosialisasikan, tetapi diimplementasikan. Sosialisasi harus melibatkan banyak pihak seperti jalur adat, ormas, dan struktur pemerintahan.

"Semua harus bergerak agar rakyatnya pakai masker, tapi kita bertahap sosialisasi. Bahkan ada daerah yang membuat Perda dengan sanksi, tapi jangan sanksi pidana kurungan, denda boleh, denda sosial," ujarnya.

Dia berharap gerakan bagi satu juta masker kepada masyarakat seperti yang dilakukan Bupati Gowa bisa diikuti oleh para kepala daerah di Papua. Bagikan masker ke masyarakat sebanyak jumlah populasi penduduknya. Bila ada yang menginisiasi seperti itu, dirinya bakal datang langsung meluncurkan gerakan membagi masker.

“Itu akan menekan penyebaran Covid, dan juga sabun cuci tangan. Sebab ada yang tidak paham, cuci tangan dengan sabun secara rutin, yang mematikan itu bukan airnya tapi pelarut lemaknya. Setiap saat ketika memegang benda yang asing yang dipegang orang lain, cuci tangan dengan sabun dengan air mengalir," tutup Tito.



Sumber: BeritaSatu.com