Pemerintah Pastikan Pemenuhan Hak Anak Saat Pandemi Covid-19

Pemerintah Pastikan Pemenuhan Hak Anak Saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi anak-anak sedang belajar. (Foto: istimewa)
Lenny Tristia Tambun / CAH Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada orang dewasa melainkan juga anak-anak. Merebaknya virus ini menimbulkan dampak signifikan pada melemahnya perekonomian keluarga. Akibatnya anak-anak juga turut merasakan berbagai efek negatif dari situasi saat ini seperti tak terpenuhinya asupan gizi yang merupakan hak dasar.

Demikian disampaikan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Abetnego Tarigan saat menghadiri Pemberian Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak dalam Rangka Hari Anak Nasional Tahun 2020 di Cibubur, Jakarta, Sabtu (11//2020).

Terkait hal tersebut, lanjut Abetnego Tarigan, pemerintah akan memastikan setiap anak Indonesia terpenuhi kebutuhan dan haknya. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan menyalurkan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak di Masa Pandemi

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, negara akan memastikan anak-anak harus terpenuhi haknya. Sebab Anak-anak adalah salah satu kelompok paling rentan terdampak wabah virus corona,” kata Abetnego Tarigan.

Menurutnya, pemenuhan gizi anak ini sangat penting demi mencapai pertumbuhan fisik, apalagi Indonesia sedang gencar melakanakan program pencegahan stunting. Untuk itu, isu kesehatan anak khususnya stunting menjadi prioritas kerja Kantor Staf Presiden (KSP).

"Bantuan ini sangat penting karena pencegahan stunting merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia dalam jangka panjang," ujar Abetnego Tarigan.

Selain itu, tema Hari Anak Nasional "Melindungi Anak Indonesia Maju" menjadi momentum bersama untuk memberikan perhatian dan perlindungan terhadap anak Indonesia. “Oleh karena itu, KSP akan memastikan setiap program dan kegiatan strategis lintas kementerian/lembaga menyasar pada perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak,” tegas Abetnego Tarigan.

Baca Juga: Tips Menjaga Imunitas Tubuh Anak di Masa Pandemi Covid-19

Dalam acara yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menjelaskan perlindungan terhadap anak merupakan tanggungjawab bersama. Kondisi khusus saat ini, tentunya diperlukan upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak agar tetap dapat bertahan dan berdaya untuk dapat melalui pandemi ini.

"Dengan adanya Covid-19, risiko tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini pun menjadi lebih tinggi," kata Bintang Puspayoga.

Selain gizi, tambahnya, anak juga memiliki kebutuhan akan pendidikan dan pengasuhan yang baik dan bebas dari diskriminasi, kekerasan, eksploitasi dan perlakuan salah lainnya. Penyaluran paket pemenuhan kebutuhan spesifik bagi Anak ini merupakan upaya negara agar anak Indonesia tetap dapat melalui pandemi ini dengan sehat.

Baca Juga: Masalah Gizi Anak Harus Tetap Jadi Perhatian di Masa Pandemi

“Penyaluran paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung ini juga dimanfaatkan untuk melihat kondisi masyarakat selama masa pandemi, khususnya kondisi kesehatan serta kondisi sosial dan ketahanan ekonominya. Selain itu, kesempatan ini juga untuk memastikan pemenuhan hak anak untuk tetap sekolah tetap terpenuhi,” terang Bintang Puspayoga.

Pemberian paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak di lokasi TPS Bantar Gebang pada hari ini, Sabtu (11/7/2020) akan diberikan kepada 1.000 anak dari berbagai kelompok umur.

Selain itu lebih dari 900 paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak dibagikan untuk wilayah Depok dan Cibubur.

Selain bantuan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak pemerintah sudah memberikan bantuan melalui berbagai program seperti bantuan langsung tunai, dana desa, program keluarga harapan dan lainnya untuk masyarakat terdampak Covid-19.

 



Sumber: BeritaSatu.com