Ketua DPRD Cirebon Klarifikasi Video Ikrar yang Hapus Kata “Khilafah”

Ketua DPRD Cirebon Klarifikasi Video Ikrar yang Hapus Kata “Khilafah”
Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati. (Foto: DPRD Kota Cirebon)
/ CAR Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:47 WIB

Cirebon, Beritasatu.com – Ketua DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat, Affiati mengklarifikasi terkait video ikrar setia Pancasila dan NKRI yang menghilangkan kata khilafah pada saat menemui perwakilan pengunjuk rasa penolak RUU HIP beberapa waktu lalu. Rekaman video itu viral di media sosial (medsos).

“Kali ini saya akan mengklarifikasi saja, tanpa ada tanya jawab,” kata Affiati di Cirebon, seperti dilansir Antara, Jumat (10/7/2020).

Affiati membacakan klarifikasi yang telah disusunnya. Affiati menjelaskan ikrar yang dibacakan dan video viral di medsos, bermula ketika menerima perwakilan Forum Cirebon Bersatu.

Saat dialog berlangsung terkait penolakan RUU HIP, aspirasi tersebut ditanggapi oleh pihak DPRD. Menurut Affiati, Wakil Ketua DPRD Fitria Pamungkas Wati dari Fraksi PDIP menawarkan agar semua hadirin membacakan naskah ikrar yang sudah disiapkan.

“Naskah tersebut sudah disusun oleh Ibu Fitria Pamungkas Wati dari Fraksi PDIP,” ujar Affiati.

Affiati mengaku tidak tahu secara persis, karena pada saat dibacakan oleh Fitria, audiens tidak berkenan. Audiens meminta Affiati untuk membaca ikrar bersama-sama.

“Pada saat pembacaan poin ketiga (oleh Fitria) sampai kata sekularisme langsung disambut takbir dan tepuk tangan oleh audiens, sehingga kata khilafah tidak terdengar oleh audiens,” tutur Affiati.

Kemudian, menurut Affiati, pada saat dia memimpin pembacaan ikrar tersebut sebagaimana permintaan audiens, begitu jatuh pada poin ketiga dalam naskah hanya terdapat kata komunisme dan khilafah.

Di bawahnya terdapat tambahan berupa tulisan tangan yakni liberalisme, leninisme dan sekularisme.

“Inilah yang membuat saya bingung dalam menyusun urutan bacaannya, karena jujur bahwa ide dan konsep ikrar bersama datangnya mendadak dari Ibu Fitria. Jadi beliaulah yang paling mengerti susunan kalimat poin ketiga,” kata Affiati tanpa ada tanya jawab kepada wartawan.



Sumber: ANTARA