Ety Toyyib Terpapar Covid-19, Menaker dan Wakil Ketua MPR Lakukan Rapid Test

Ety Toyyib Terpapar Covid-19, Menaker dan Wakil Ketua MPR Lakukan Rapid Test
Kedatangan Ety Toyyib di Bandara Soekarno Hatta disambut oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah dan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid serta Kepala BP2MI, Benny Ramdhani. (Foto: Beritasatu Photo / Chairul Fikri)
Chairul Fikri / CAH Sabtu, 11 Juli 2020 | 17:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pasca-lolos dari hukuman mati di Arab Saudi setelah membayar denda (diyat) sebesar 4 juta real atau Rp 15,5 Miliar, Ety Toyyib Anwar kini bisa kembali ke Indonesia. Kepulangan Ety disambut dengan perasaan suka cita oleh Menteri Tenaga Kerja Indonesia Ida Fauziah, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid serta Kepala BP2MI Benny Ramdhani pada Senin (6/7/2020) di Terminal VIP Bandara Soetta, Tangerang Banten.

Namun siapa sangka, perjalanan wanita yang telah menghabiskan hukuman penjara selama 18 tahun untuk kembali ke kampung halamannya di Majalengka harus tertunda. Lantaran Ety positif terpapar virus Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Kepala BP2MI Benny Ramdhani saat dihubungi media, Jumat (10/7/2020 ).

"Iya, Ibu Etty sesuai informasinya positif (Covid-19) ya. Jadi saat tiba di bandara kemarin Ety bersama rombongan Pekerja Migran Indonesia (PMI) langsung dibawa ke Wisma Atlet Pademangan dan menjalani pemeriksaan Covid, terus hasil pemeriksaannya positif, sehingga beliau dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan," ungkap Benny.

Baca Juga: Terbebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi, Ety Bahagia Bisa Kembali ke Indonesia

Ditambahkan Benny, Ety saat ini telah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Tower 7.

"Kondisinya sehat. Cuma beliau harus bersabar untuk kembali ke Kampung halamannya karena beliau harus sembuh dulu dari Covid-19," ujarnya.

Terpaparnya Ety dari Covid-19 membuat Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah yang ketika itu ikut penjemputan langsung melaksanakan rapid test.

"Setelah mengetahui bu Ety terpapar Covid, Bu Menteri langsung melakukan test rapid dan hasilnya non reaktif. Namun untuk memastikannya, beliau akan menjalani test PCR pada Sabtu ini," tambah Benny.

"Bu Menteri menyarakan kepada semua yang ikut terlibat dalam acara penjemputan kepulangan tersebut, termasuk jurnalis, agar segera melakukan rapid test untuk memastikan kondisi kesehatannya," tandasnya.

Baca Juga: Usai 18 Tahun Penjara, Ety Toyyib Harus Menginap 2 Pekan di Wisma Atlet

Ditempat terpisah, Wakil Ketua MPR, Jazuli Fawaid juga mengungkapkan rasa kagetnya saat diberitahu Ety Toyyib terpapar Covid.

"Tentu, sebelum menjemput, karena di MPR ini ada protokol, maka kami minta protokol MPR untuk koordinasi dengan bandara. Akhirnya koordinasi dengan bandara, pihak Gugus Tugas Bandara mengatakan bahwa kita bisa menerima atau menemui asal Bu Ety hasil tesnya negatif. Setelah kita menunggu agak lama di bandara, menunggu Bu Ety tes, dan dinyatakan Bu Ety negatif," ceritanya.

"Saya sendiri kaget ternyata hasil PCR bu Ety ternyata Positif Covid. Saya saat itu langsung minta tim saya untuk melakukan test rapid. Kemarin saya sudah lakukan PCR dan hasilnya negatif. Jadi, artinya saya bisa beraktivitas dong, ya. Kan saya butuh konfirmasi juga, jangan-jangan nanti orang takut ketemu saya," tandasnya



Sumber: BeritaSatu.com