Rektor dan Wakil Rektor USU Positif Covid-19

Rektor dan Wakil Rektor USU Positif Covid-19
Rektor Universitas Sumatera Utara Runtung Sitepu. (Foto: istimewa)
Arnold H Sianturi / CAH Minggu, 12 Juli 2020 | 16:49 WIB

Medan, Beritasatu.com - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Runtung Sitepu bersama Wakil Rektor I Rosmayati dan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) USU, Darma Bakti, dinyatakan positif terpapar Covid-19. Saat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Runtung bersama Rosmayati dilaporkan turun langsung memantau pelaksanaan ujian.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut), Aris Yudhariansyah membenarkan hasil pemeriksaan dari laboratorium di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) menyatakan, rektor, wakil rektor dan angggota MWA positif Covid-19. Ketiganya masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG) dari pandemi Covid-19.

"Bila dilihat dari faktor usia, rektor USU, wakil rektor dan MWA USU masuk dalam kategori yang dianggap beresiko, sehingga wajib untuk mendapatkan penanganan yang cepat. Mereka sudah menjalani isolasi untuk mendapatkan penanganan mesia di rumah sakit. Sudah ada tim yang bekerja untuk melakukan tracing," ujar Aris Yudhariansyah di Medan, Minggu (12/7/2020).

Aris mengatakan, tim yang bekerja dalam melakukan tracing ini melibatkan pihak kesehatan di Universitas USU, tenaga medis dari RS USU, Dinas Kesehatan Kota Medan dan Provinsi. Bahkan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut juga akan menurunkan tim untuk mengantisipasi penularan virus corona tersebut. Padahal, USU termasuk ketat mengantisipasi pandemi.

"Salah satu upaya yang dilakukan guna mengantisipasi semakin meluasnya penularan virus corona ini adalah melakukan penyemprotan disinfektan di dalam lingkungan kampus dan tempat tinggal dari petinggi USU. Selain itu, sebagai langkah cepat juga dilakukan pemeriksaan test swab terhadap keluarganya. Kontak fisik juga harus ditelusuri lebih meluas," katanya.

Direktur Utama (Dirut) RS USU, Syah Mirsyah Warli menyampaikan, kondisi kesehatan Runtung Sitepu bersama Rosmayati dan Darma Bakti masih dalam kondisi baik dan terlihat masih sehat. Mereka disebutkan tidak menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Runtung dan Rosmayati disebutkan menjalani isolasi mandiri di sebuah tempat.

"Beliau juga memberikan arahan kepada kami supaya menyampaikan ke pihak kampus dan tenaga kesehatan, supaya segera melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 setelah dinyatakan positif corona. Sehingga, siapa saja yang melakukan kontak fisik dengan beliau supaya dilakukan test swab. Rektor mengingatkan ini agar penularan tidak meluas," ungkapnya.

Isolasi Mandiri

Ketika dihubungi, Rektor USU Runtung Sitepu mengharapkan, semua pihak yang memiliki riwayat dalam berinteraksi dengan dirinya selama dua minggu terakhir, supaya ikut diperiksa. Termasuk dengan kalangan wartawan dari berbagai media yang melakukan wawancara dengan dirinya menjelang dan saat pelaksanaan UTBK SBMPTN di Kampus USU.

"Saya tak ingin ini masalah positif Covid-19 ini untuk ditutup-tutupi. Makanya saya minta Dirut RS USU supaya segera menginformasikan masalah ini. Sehingga, aiapapun yang pernah memiliki riwayat kontak fisik dengan saya supaya langsung dilakukan test swab dan menjalani isolasi mandiri. Saya diwawancarai rekan-rekan media, 5 Juli kemarin," ungkapnya.

Runtung menambahkan, seluruh keluarganya juga langsung menjalani pemeriksaan setelah dirinya dinyatakan positif Covid-19. Runtung mengaku menjalani isolasi mandiri yang jauh dari rumahnya. Dia melakukan ini agar keluarga maupun cucu-cucunya tidak terpapar virus corona. Meski menjalani isolasi mandiri, Runtung juga menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

"Sampai saat ini, kondisi saya masih dalam keadaan baik - baik saja. Saya tidak ada merasakan sesuatu yang sakit di tubuh. Ketika dinyatakan positif, saya berusaha tetap tenang dan tidak panik. Saya serahkan masalah ini ke tangan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan kejadian ini, saya mengingatkan masyarakat supaya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sayangi diri sendiri, lindungi orangtua, keluarga tercinta dan orang sekitar, supaya tidak tertular," sebutnya.

Saat pelaksanaan UTBK SBMPTN di USU, ada sedikitnya 35.000 peserta yang mengikuti ujian. Sebagian dari jumlah itu mengikuti ujian di Kampus USU. Selebihnya, mengikuti ujian di luar gedung USU. Ketika ujian dilaksanakan, Runtung Sitepu juga turun langsung memantau pelaksanaan ujian. 



Sumber: BeritaSatu.com