Gelar Gowes Massal, Bupati Brebes Ditegur Ganjar

Gelar Gowes Massal, Bupati Brebes Ditegur Ganjar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, (Foto: Istimewa)
Stefi Thenu / YUD Minggu, 12 Juli 2020 | 18:34 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyesalkan dan mengecam acara gowes massal di Brebes yang dihadiri Bupati Brebes dan ribuan orang di salah satu lapangan dengan hiburan dangdut dan orgen tunggal.

Bupati Brebes, Idza Priyanti, Minggu (12/7/2020) menghadiri acara gowes massal di Kecamatan Tonjong. Acara tersebut dihadiri ribuan orang tanpa mengedepankan physical distancing serta protokol kesehatan.

Dia pun langsung menegur Bupati dan wakil Bupati Brebes melalui pesan singkat Whatsapp.

Ganjar meminta Bupati Brebes untuk tidak menggelar acara massal dulu. Sebab, kondisi yang terjadi hari ini masih fluktuatif.

"Ini kan di Jawa masih berkembang (Covid-19). Hampir semua titik, di Jateng, Jabar, Jatim dan DIY juga masih terjadi. Maka ayo kita punya sense soal itu," imbuhnya.

Dia meminta Bupati Brebes menghentikan semua acara-acara yang menimbulkan kerumunan massa dan memerintahkan Bupati Brebes memperbanyak aktivitas pengecekan massal, baik rapid tes massal atau PCR.

"Testing-testing massal ini sebenarnya aktivitas yang didorong. Saya minta coba lakukan tes massif dulu di seluruh wilayah Brebes agar mengetahui petanya seperti apa. Menurut saya itu jauh lebih baik," tegasnya.

Apabila Brebes sudah melakukan tes massif seperti Kota Semarang misalnya, maka akan diketahui bagaimana kondisinya. Apakah merah, kuning atau hijau.

"Dengan cara itu, maka kita bisa mengetahui kondisi sebenarnya. Kalau mau ada event, ya dipilih mana yang hijau, kecamatan mana, desa mana, yang boleh ikut siapa, protokol kesehatannya seperti apa. Untuk mengetahui mana-mana daerah merah, kuning hijau itu hanya bisa ketahuan kalau sudah dilakukan tes massal," tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com