SMC 4.0 Online Wadah Kompetisi Anak untuk Terus Berprestasi di Tengah Pandemi

SMC 4.0 Online Wadah Kompetisi Anak untuk Terus Berprestasi di Tengah Pandemi
Konferensi pers Shinkenjuku Math Championship 2020 di Jakarta, 23 Januari 2020. (Foto: ANTARA)
Maria Fatima Bona / RSAT Senin, 13 Juli 2020 | 10:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Shinkenjuku kembali mengadakan Shinkenjuku Math Championship (SMC) 4.0 Online yang finalnya digelar pada 15 Agustus 2020 mendatang. Babak penyisihan akan dilaksanakan pada 24 – 25 Juli 2020, dan disediakan banyak hadiah untuk para pemenangnya.

“Berbeda dengan pelaksanaan SMC sebelumnya yang dilakukan di outlet Shinkenjuku masing-masing tempat anak belajar, untuk kali ini dilaksanakan secara online bersamaan dengan seluruh member Shinkenjuku di Indonesia,” ujar Kusumaninghayu Sihpudyastuty selaku Area Manager Shinkenjuku sekaligus ketua panitia SMC 4.0 Online dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (13/7/2020).

Kusumaninghayu mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar semakin banyak anak anak yang senang dan selalu bersemangat serta terbiasa mengikuti kompetisi matematika ataupun mata pelajaran lainnya.

“Harapannya meski dalam kondisi yang sulit sekalipun, akan tetapi dengan semangat yang tinggi dalam belajar, tujuan menjadi anak yang berprestasi menjadi mudah untuk digapai.” ujarnya.

Disebutkan SMC sendiri merupakan ajang kompetisi matematika yang rutin diadakan dua kali dalam setahun oleh Shinkenjuku. Kegiatan ini dipersiapkan sebagai salah satu sarana mengasah dan mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi anak-anak.

Meski di tengah kondisi pandemi saat ini, para panitia tetap optimistis dan semangat mengadakan kegiatan ini kembali. Hal tersebut tidak lepas dari antusiasme anak-anak dan dukungan para orang tua yang mendampingi putra dan putrinya ketika mengikuti pelaksanaan tryout. Baik pada tryout pertama pada 26-27 Juni 2020, kedua pada 3-4 Juli 2020, dan tryout  ketiga pada 17-18 Juli 2020 sebagai persiapan menuju final, 15 Agustus 2020.

Tantangan Terbesar
Sementara itu Direktur PT Benesse Indonesia, Tatsunosuke Suzuki mengatakan tantangan terbesar adalah bagaimana mengubah pandangan anak-anak di Indonesia bahwa matematika bukan lagi menjadi “momok yang menakutkan” karena sulit dipahami, dan juga kompetisi matematika bukanlah suatu hal yang berat untuk diikuti.

“Oleh karena itu Shinkenjuku hadir dengan tujuan besar yakni membuat anak-anak di Indonesia mempunyai banyak kesempatan mengembangkan kemampuan berpikir agar dapat berperan aktif di masa depan melalui belajar matematika dengan cara yang mudah dimengerti dan menyenangkan,” katanya.

Disebutkan Benesse adalah perusahaan pendidikan dari Jepang yang telah berdiri sejak 1955. Selain di negara asalnya, Benesse juga meluncurkan program pendidikan di Taiwan, Tiongkok, dan Korea Selatan.

Pada tahun 2014, Benesse hadir di Indonesia melalui Shinkenjuku (Bimbel Matematika SD) untuk memberikan kesempatan banyak anak Indonesia untuk mengembangkan kemampuan berpikir agar dapat berperan aktif di masa depan melalui kuriositas dan tekad.

 



Sumber: BeritaSatu.com