Penyidikan Maria Pauline Terhambat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penyidikan Maria Pauline Terhambat

Senin, 13 Juli 2020 | 17:08 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidikan tersangka pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa, tak berjalan mulus. Pasalnya warga negara Belanda ini belum didampingi pengacara.

“Penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka (Maria) namun sampai pertanyaan terkait dengan pendampingan apa yang bersangkutan pada saat pemeriksaan dilakukan didampingi oleh penasihat hukum,” kata Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri Senin (13/7/2020).

Saat ditanya ini yang bersangkutan pada intinya meminta pendampingan dari penasehat hukum yang rencananya disediakan oleh Kedubes Belanda.

“Namun karena (pengacara itu) belum ada sehingga penyidikan dihentikan dan tertunda. Ini hak tersangka dan kita sangat menghormati terkait dengan proses ini,” imbuhnya.

Di sisi lain sudah ada 12 saksi yang diperiksa termasuk rekan terpidana maupun saksi dari pihak BNI 46.

“Kalau ditanya target kita juga secepatnya untuk menyelesaikan karena kalau memang dilihat dari jangka waktu kedaluwarsanya kan tahun depan,” imbuh Awi.

Seperti diberitakan kasus Maria berawal saat pemilik PT Gramarindo Group itu mendapat mendapat pinjaman BNI cabang Kebayoran Baru pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003.

Bank pelat merah ini mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta euro—atau setara Rp 1,7 triliun dengan kurs saat ini—kepada mereka. Aksi PT Gramarindo Group bisa mulus karena dibantu orang dalam bank.

Pada 2003 BNI pusat mengendus sesuatu yang tidak beres dalam transaksi keuangan PT Gramarindo Group. Mereka menggunakan L/C fiktif untuk mendapatkan kredit.

Kasus L/C fiktif inilah yang kemudian dilaporkan ke Mabes Polri. Rekan Maria bernama Adrian Woworuntu,
oknum polisi, dan oknum internal BNI pun ditangkap dan telah divonis sementara Maria kabur tak lama saat kasus ini disidik.

Maria licin bagai belut termasuk kini jadi warga negara Belanda sebelum kini akhirnya ia pun terpeleset dan tertangkap di Serbia. Kini Maria disidik kembali oleh Bareskrim.

WN Belanda itu dijerat Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor dengan ancaman pidana seumur hidup dan Pasal 3 Ayat 1 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Pencucian Uang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

9 Provinsi Tanpa Penambahan Kasus Positif Covid-19

Sebanyak sembilan provinsi tercatat tak ada penambahan kasus positif Covid-19 alias nol pada hari ini, Senin (13/7/2020).

NASIONAL | 13 Juli 2020

Banyuwangi Akan Jadi Daerah Pertama Miliki Laporan Berkelanjutan

Banyuwangi sudah tiga langkah lebih maju dalam membuat laporan berkelanjutan yang akuntabel, terukur, dan tranparansi dalam memberikan informasi.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Hermansyah Dinyatakan Lolos Jadi Kandidat Ketum BPD Hipmi Sumsel

Kgs Hermansyah Mastari akhirnya dinyatakan lolos sebagai kandidat Ketua Umum Hipmi Sumsel.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Longsor Timbun 5 Rumah dan Gereja di Sumut

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Si Hitam Pertamax Turbo dan Kisah Para Penyalur Migas

Dengan sistem NGS, seluruh proses administrasi dan pengisian muatan BBM dilakukan secara digital.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Anggota Meninggal Positif Covid-19, DPRD Jateng Lakukan Rapid Test

Terdapat 51 orang yang mengikuti tes cepat menyusul meninggalnya Anggota DPRD Syamsul Bahri.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Menpora Minta Seluruh Cabor Kreatif di Tengah Pandemi

Menpora Zainudin Amali meminta cabor untuk mengembangkan kreativitas di tengah pandemi. Salah satunya adalah melalui penyelenggaraan turnamen internal.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Djoko Tjandra Bisa Lolos, Ini Penjelasan Dirjen Imigrasi

Djoko Tjandra diduga masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal melalui jalur perbatasan yang tidak terdapat pos pemeriksaan.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Tahun Ajaran Baru, Komunikasi Guru dan Orang Tua Perlu Ditingkatkan

Memasuki tahun ajaran baru, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta komunikasi antara guru dan orang tua ditingkatkan untuk menyukseskan PJJ.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Doni Monardo Sebut Gugus Tugas Akan Prioritaskan Swab Test

Tingkat keakuratan PCR test paling tinggi dibandingkan rapid test.

NASIONAL | 13 Juli 2020


TAG POPULER

# Olimpiade Tokyo


# Angka Kematian Covid-19


# Anies Baswedan


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI

Kasus Penimbunan Obat dan Pemalsuan Tabung Oksigen, Polri Tetapkan 37 Tersangka

NASIONAL | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS