Tangani Zona Merah, Pemerintah Terapkan Karantina Lingkungan

Tangani Zona Merah, Pemerintah Terapkan Karantina Lingkungan
Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto: Humas Kemenko PMM)
Lenny Tristia Tambun / FER Senin, 13 Juli 2020 | 17:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah lebih fokus melakukan karantina lingkungan untuk mengendalikan virus corona atau Covid-19 di daerah zona merah.

Baca Juga: Wilayah Zona Merah di Kota Tangerang Bertambah

"Jadi karantina wilayah itu bukan karantina provinsi atau kabupaten, melainkan lingkungan,” kata Muhadjir Effendy seusai ratas bersama Presiden Jokowi tentang Percepatan Penanganan Dampak Pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/7/2020).

Muhadjir mencontohkan, bila ada satu orang yang terinfeksi positif virus corona, maka orang itu akan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mengalami perawatan hingga sembuh.

Kemudian, dilakukan penelusuran kontak (contact tracing) untuk mengetahui ada yang terpapar lagi atau tidak. Bila ada terpapar, maka akan langsung dibawa ke rumah sakit. Kemudian, masyarakat yang ada di lingkungan tersebut dilakukan pengawasan sehingga dipastikan mereka aman dari Covid-19.

Baca Juga: Penyebaran Covid-19 di Kawasan Padat Penduduk Lebih Tinggi

"Ini prosedurnya, saya kira sudah disampaikan tentang cara mengatasi daerah-daerah yang merah. Jadi SOP sudah berkali-kali disampaikan Bapak Presiden, setiap ada kasus itu harus diadakan contact tracing dan tracing area. Kemudian akan dibuatkan tracking, untuk dipilah siapa yang berada di area tersebut, dikategorikan ODP, PDP dan siapa yang sudah infected. Kemudian daerah itu di karantina lingkungannya,” jelas Muhadjir Effendy.

Seperti diketahui, untuk mengendalikan kasus positif virus corona atau Covid-19 yang masih tinggi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk memasifkan pelaksanaan 3T (testing, tracing dan treatment) di delapan provinsi.

Adapun delapan provinsi tersebut adalah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Papua.



Sumber: BeritaSatu.com