Bank Sampah Budi Luhur Jadi Referensi Studi Banding KKN Mahasiswa IPB

Bank Sampah Budi Luhur Jadi Referensi Studi Banding KKN Mahasiswa IPB
Mahasiswa KKN IPB mendatangi bank sampah Budi Luhur dalam rangka studi banding yang berkenaan dengan tugas KKN IPB yakni “Proses Pendirian Bank Sampah” yang dilaksanakan pada Juli–Agustus. (Foto: istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 13 Juli 2020 | 17:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tidak hanya soal pendidikan, Universitas Budi Luhur juga merealisasikan nilai-nilai luhur diantaranya mencintai lingkunan. Ini dibuktikan dengan keberadaan bank sampah Budi Luhur. Didirikan sejak April 2017, bank sampah Budi Luhur menjadi motivator dalam hal pengelolaan sampah dengan mengusung Bank sampah di lingkungan perguruan tinggi. 

Wajar jika kemudian banyak kalangan menaruh perhatian dan melakukan studi banding di bank sampah Budi Luhur seperti yang dilakukan tim KKN IPB. Mahasiswa KKN IPB mendatangi bank sampah Budi Luhur dalam rangka studi banding yang berkenaan dengan tugas “Proses Pendirian Bank Sampah” yang dilaksanakan pada Juli–Agustus.

Dalam kunjungannya ini dilakukan berbagi pengalaman dan pembelajaran tentang bersahabat dengan lingkungan untuk bekal kegiatan masyarakat dalam rangka melaksanakan tugas KKN nantinya.

Perwakilan dari tim KKN IPB menilai bahwa bank sampah Budi Luhur berbeda pada umumnya.

“Karena program dan kegiatan Bank Sampah Budi Luhur sangat berbeda dengan bank sampah pada umumnya,” ujar Amira Amandanisa dari Departemen Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas IPB, Senin (13/7/2020).

Kegiatan yang dilakukan saat studi banding ini di antaranya yakni melihat fasilitas bank sampah di kampus Budi Luhur, lalu ke tempat pemilihan dan pengolahan–pencacahan (botol gelas plastik) dan sampah yang mempunyai nilai jual, kemudian ke bank sampah yang berada di belakang. Kegiatan selanjutya memperlihatkan fasilitas yang disediakan Universitas Budi Luhur untuk kunjungan masyarakat hingga menuju ke Galeri BS BL dan Klinik Daur Ulang Bank Sampah Budi Luhur.

Tim KKN IPB belajar dan praktek langsung bagaimana membuat kreasi daur ulang dari kemasan sachet plastik serta klaras (tulang daun) hingga karyanya jadi.

Tutik Sri Susilowati selaku Koordinator Bank Sampah Budi Luhur menegaskan bahwa ini merupakan salah satu cara untuk merealisasikan seperti apa sifat berbudi luhur itu.

“Universitas Budi Luhur bukan hanya sekedar nama, Bank Sampah Budi Luhur salah satu wadah kegiatan belajar bersama mengenai sifat keluhuran budi dan langsung bisa merealisasikan dengan kegiatan nyata seperti apa berbudi luhur itu secara natural sesuai potensi diri dan cara masing-masing untuk sesama dan lingkungan,” tuturnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com