Polda Kepri Tangkap WNA Penyiksa ABK WNI

Polda Kepri Tangkap WNA Penyiksa ABK WNI
ilustrasi (Foto: istimewa)
Farouk Arnaz / JAS Senin, 13 Juli 2020 | 18:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menetapkan tersangka dalam kasus penemuan jenazah Hasan Afriandi yang ditemukan di lemari es kapal berbendera Tiongkok, Lu Huang Yuan Yu 118.

Hasan adalah WNI asal Lampung yang bekerja di kapal tersebut. Kapal itu— bersama satu kapal ikan asing Tiongkok lain—diamankan patroli gabungan di perairan Batu Cula, Selat Philip, Belakang Padang, Batam, Kepri Rabu (8/7/2020) lalu.

Menurut Direskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto tersangka adalah SC, 50, supervisor kapal.
WN Tiongkok itu diduga melakukan tindak pidana penganiayaan yang terjadi antara Januari 2020- Juli 2020 di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118.

“Pelaku dijerat UU 21/ 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO) dan rumusan Pasal 351 ayat 3 subsider ayat 2, lebih subsider ayat 1 KUHPidana,” imbuh Arie.

Barang buktinya sepasang sepatu safety warna hitam dengan bercak cat. Sebuah kunci pas nomor 24 merek Jiang Hua. Lalu sebuah tongkat kayu dan sebuah bandul pancing yang terbuat dari besi.

Beberapa ABK Indonesia akhir-akhir ini banyak yang disiksa di kapal Tiongkok. Termasuk dua ABK Fu Lu Qing Yuan Yu 901 yang terjun ke Selat Malaka di sekitar Perairan Pulau Karimata pada 5 Juni lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

 



Sumber: BeritaSatu.com