58 Orang Positif Covid-19, Gugus Tugas Lakukan Tracing Tiga Media di Surabaya

58 Orang Positif Covid-19, Gugus Tugas Lakukan Tracing Tiga Media di Surabaya
Ilustrasi tes cepat Covid-19. (Foto: Antara / Ahmad Subaidi)
/ YUD Senin, 13 Juli 2020 | 18:55 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya melakukan tracing atau penelusuran terhadap sejumlah karyawan di tiga media meliputi RRI, TVRI dan Metro TV.

"Kita lagi cek, seperti apa pastinya," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto saat ditemui wartawan di Balai Kota Surabaya, Senin (13/7/2020).

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sejumlah karyawan di tiga media di Surabaya diduga terkonfirmasi positif corona dengan rincian 53 orang dari RRI, 3 orang dari Metro TV dan 2 orang dari TVRI Surabaya.

Menurut Irvan, pihaknya akan melakukan tracing tidak hanya karyawan di tiga media itu, tapi juga termasuk kerabatnya.

Bahkan, lanjut Irvan, saat ini Dinas Kebakaran Kota Surabaya telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di salah satu kantor media pada Senin ini.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara membenarkan adanya kabar sejumlah pegawai RRI Surabaya positif corona.

"Swab pertama itu sudah ada spesimennya dan itu secara medis harus dilakukan pengecekan. Ini ada beberapa perbedaan yang mengharuskan untuk swab lagi karena ada kemungkinan false positif," katanya.

Febri menjelaskan bahwa dari jumlah pegawai RRI Surabaya yang mengikuti tes swab jumlahnya mencapai 127 orang. Dari hasil Swab tersebut, sebanyak 54 hasil positif.

Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Surabaya Sumarlina membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan pada 11 Juli lalu, pihaknya baru mengetahui jika ada 54 pegawainya positif corona.

Menurutnya para pegawainya sudah sebanyak tiga kali melakukan swab yakni swab pertama pada 26 Juni 2020 dan hasilnya baru diterima pada 11 Juli. Namun, lanjut dia, sejak 27 Juni manajemen sudah mengambil sikap dengan melakukan lockdown kepada seluruh karyawan sampai 13 Juli.

Sementara untuk hasil swab kedua, kata Sumarlina, hasil yang didapat dari tes seluruh pegawai RRI Surabaya dinyatakan negatif sehingga lockdown rencana dicabut pada 13 Juli. Namun, karena hasil swab pertama hasilnya baru diketahui sehingga kembali diperpanjang lagi hingga dua pekan lagi.



Sumber: ANTARA