Lembaga Pendidikan Bantu Pemulihan Pariwisata

Lembaga Pendidikan Bantu Pemulihan Pariwisata
Foto udara suasana Pantai Pandawa, Badung, Bali, Sabtu 11 Juli 2020. Kawasan pariwisata Pantai Pandawa yang menawarkan sejumlah atraksi wisata seperti paralayang dan perahu kano tersebut mulai dibuka kembali bagi kunjungan wisatawan setelah sempat ditutup lebih dari tiga bulan untuk mengantisipasi wabah Covid-19. (Foto: Antara Foto / Antara Foto)
Dina Fitri Anisa / EAS Senin, 13 Juli 2020 | 22:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Panitia kerja (panja) Pemulihan Pariwisata Komisi X DPR menyampaikan pandangan bahwa lembaga pendidikan memiliki posisi dan peran strategis dalam upaya pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif, baik di masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal, maupun pascapandemi Covid-19.

Atas pandangan itulah Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mendorong lembaga pendidikan pariwisata memaksimalkan proses belajar mengajar berjalan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Lembaga pendidikan juga bisa mengambil peran pendampingan kepada para pelaku pariwisata di daerah, khususnya di masa pandemi ini.

"Lembaga pendidikan memegang peranan yang sangat penting sebagai sumber ide serta gagasan, supaya pariwisata bisa pulih lebih cepat, Ke depannya industri pariwisata bisa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas,” terang Hetifah saat memimpin rapat daring bersama perwakilan dari lembaga pendidikan pariwisata, Senin (13/7/2020).

Hetifah juga mendorong Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) untuk terlibat secara aktif dengan pendidikan tinggi bidang pariwisata dalam merumuskan rancangan ulang strategi pariwisata dan tata kelola pendidikan pariwisata Nasional, khususnya dalam upaya pemulihan.

Senada dengan Hetifah, anggota komisi X DPR, Rano Karno, mengatakan dalam upaya memulihkan sektor pariwisata nasional, maka diperlukan strategi yang tepat dan penanganan yang cepat dari seluruh stakeholder, termasuk lembaga pendidikan.

“Bagi para lembaga pendidikan, hal yang harus ditekankan adalah memberikan kualitas pengajaran kepada murid-muridnya,” terang Rano Karno.



Sumber: BeritaSatu.com