Mahfud MD: Salat Iduladha Boleh Selama Terapkan Protokol Kesehatan

Mahfud MD: Salat Iduladha Boleh Selama Terapkan Protokol Kesehatan
Foto udara jamaah yang melaksanakan Salat Idul Adha di Alun-Alun Cicendo, Bandung, Jawa Barat, 22 Agustus 2018. Untuk pertama kalinya, Alun-alun Cicendo digunakan untuk tempat Salat Idul Adha setelah diresmikan pada 31 Desember 2017 lalu. (Foto: Antara / Raisan Al Farisi)
Robertus Wardi / FMB Selasa, 14 Juli 2020 | 08:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta agar masyarakat melaksanakan salat Iduladha dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hal itu sesuai dengan surat edaran Kementerian Agama Nomor 18 Tahun 2020.

"Silahkan berhari raya dengan khusyuk sesuai dengan syariah kualitasnya. Tetapi protokol kesehatan yang tentukan oleh negara supaya bisa dilakukan," kata Mahfud MD di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Sebelumnya Mahfud baru saja usai rapat terbatas virtual bersama empat Menko, Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, Polri, Kepala Staf Kepresidenan, dan beberapa kementerian lembaga terkait. Hal itu khusus persiapan menyambut hari raya Iduladha.

Mahfud MD menyampaikan pesan presiden agar fokus pada perang melawan Covid-19, namun juga jangan sampai mengabaikan penanganan sektor keamanan, perhubungan dalam perayaan Iduladha yang berlangsung ditengah pandemi Covid-19.

"Sangat diharapkan di lingkungan terbatas. Misalnya di komplek, di sekolah, di kampung dengan jumlah terbatas," ujar Mahfud.

Dia menambahkan semua menteri teknis melaporkan kesiapannya dalam menyambut hari raya Iduladha pada akhir bulan Juli ini. Menteri Agama sudah menyiapkan protokol peribadatan yang praktis dan aman, tanpa mengurangi ketentuan syar'i. Menteri Perhubungan sudah menyiapkan transprotasi yang aman. Kapolri juga sudah menyiapkan berbagai program untuk pengamanan mengatasi berbagai tindak kriminal dan kejahatan terorisme misalnya.

"Menteri Perekonomian menyiapkan bahan bahan pokok yang diperlukan. Menteri pertanian melaporkan ketersediaan hewan kurban,” tutup Mahfud.



Sumber: BeritaSatu.com