Jokowi: Pandemi Perkuat Kebersamaan Raih Lompatan Kemajuan

Jokowi: Pandemi Perkuat Kebersamaan Raih Lompatan Kemajuan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pengambilan sumpah dan melantik 750 calon perwira remaja (Capaja) TNI-Polri Tahun 2020 pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/7/2020). (Foto: Beritasatu.com / Novy Lumanauw)
Novy Lumanauw / WBP Selasa, 14 Juli 2020 | 12:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pandemi Covid-19 semakin memperkuat kepedulian dan kegotongroyongan bangsa Indonesia. Selain itu, pandemi memotivasi, dan memperkokoh persatuan untuk memperbaiki cara kerja dan mempercepat pengembangan teknologi dan industri.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada saudara-saudara untuk ikut berpartisipasi dalam rangka menyelesaikan krisis ini dan belajar dari krisis ini untuk ikut serta memperkokoh kebersamaan yang berlandaskan Pancasila dalam rangka meraih lompatan kemajuan,” kata Presiden Jokowi saat berpidato pada upacara pelantikan perwira remaja TNI dan Polri di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Presiden Lantik 750 Capaja TNI-Polri di Istana Negara

Ia mengatakan, seluruh elemen bangsa wajib mengambil makna dari pandemi Covid-19 yang melanda 215 negara di dunia. Diakuinya, akibat pandemi mematikan itu, negeri berpenduduk 267 juta jiwa ini telah menghadapi masalah kesehatan dan ekonomi yang sangat pelik. Namun, kata Presiden, bangsa Indonesia tidak boleh menyerah pada keadaan.

“Seperti juga halnya 215 negara di dunia mengalami hal yang sama. Namun, sebagai bangsa pejuang, kita tidak boleh menyerah. Kita bukan hanya harus mampu mengatasi permasalah, tetapi kita harus memanfaatkan pandemi ini untuk memperkokoh kekuatan bangsa dan melakukan lompatan-lompatan kemajuan,” katanya.

Menurut Jokowi, sebagai pengawal masa depan, perwira remaja TNI dan Polri harus cakap membaca tantangan serta peluang ke depan. Yang jelas, katanya, dunia berubah dengan begitu cepatnya karena disrupsi di semua sektor kehidupan dan revolusi industri Jilid IV semakin mendorong perubahan super cepat. “Dunia juga akan diwarnai oleh hiper-kompetisi oleh persaingan ketat antarnegara, bersaing untuk menguasai pengetahuan dan teknologi, termasuk dalam industrialisasi,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Jokowi Optimistis Indonesia Mampu Atasi Covid-19

Di sisi lain, lanjutnya, teknologi militer juga berkembang sangat cepat, teknologi militer terkini telah memanfaatkan kecerdasan buatan, automation, augmented reality, dan teknologi siber telah jauh berkembang dan masih banyak lagi perkembangan teknologi yang mengagumkan.

Lebih lanjut dikatakan, tantangan kejahatan yang dihadapi perwira kepolisian juga sangat berat, di mana kejahatan menggunakan teknologi canggih dan kejahatan siber lintas negara juga memerlukan kemampuan antisipasi dan mitigasi yang lebih baik,

“Oleh karena itu, saudara-saudara harus mengikuti dan mengejar perkembangan zaman, saudara-saudara harus menjadi bagian dari kualitas SDM Indonesia hebat yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, lincah dan inovatif dalam menghadapi perubahan dengan karakter kebangsaan penjaga NKRI dan penjaga Pancasila,” kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga berpesan agar para perwira remaja terus memegang teguh kode etik dan jati diri sebagai perwira TNI dan Polri, menjunjung tinggi kehormatan dan kecintaan sebagai perwira TNI dan Polri, memelihara kekompakan dan persatuan, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.

“Saudara-saudara bukan siapa-siapa tanpa dukungan dan doa dari orangtua saudara. Saudara-saudara juga tidak bisa seperti sekarang ini tanpa pendidik dan pelatih. Oleh karena itu, bersimpuhlah kepada beliau-beliau yang sudah berjasa untuk masa depan saudara-saudara,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com