KASN Bantu Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN

KASN Bantu Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Fana Suparman / WBP Rabu, 15 Juli 2020 | 18:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Apararur Sipil Negara (KASN) menyatakan bakal membantu proses alih status Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN). Hal itu disampaikan Ketua KASN Agus Pramusinto seusai bertemu dengan pimpinan KPK, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

"Iya (alih status pegawai KPK) itu ada sedikit kami bahas. Sebetulnya kami mendukung untuk bantu bagaimana menyelesaikan persoalan alih status," kata Agus, Rabu (15/7/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner KASN Tasdik Kinanto mengatakan dalam proses alih status ini, terdapat beberapa status pegawai di KPK, yakni PNS dan non-PNS serta PPK. Terkait status penyidik, kata dia, nantinya akan dilihat tergantung kebutuhan dari formasi. "Kan penyidik kalau dia memang udah jadi aparat kepolisian, kan udah bukan lagi ASN. Itu statusnya bisa dibebastugaskan, tapi statusnya jadi anggota kepolisian," katanya.

KPK saat ini sedang menyusun kebutuhan jumlah PNS dan formasinya. Usulan tersebut akan disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Tasdik mengatakan, proses alih status pegawai KPK saat ini sedang memasuki tahap perumusan terkait penggajian. "Tadi informasinya sedang dirumuskan terkait masalah penggajian dan lain sebagainya," kata Tasdik.

KASN berharap proses alih status ini bisa dapat segera selesai. Diketahui UU nomor 19 tahun 2019 tentang KPK menyebutkan proses alih status ini paling lambat dilakukan dalam 2 tahun sejak UU disahkan. "Segera dibahas apa-apa yang diperlukan untuk dorong alih status ini. Tentunya ini udah dikoordinasikan dengan Kementerian PAN dan RB. Karena memang kewenangan beliau untuk proses ini," katanya



Sumber: BeritaSatu.com