Mendes Minta Kades dan Pendamping Desa Bantu Korban Banjir Masamba

Mendes Minta Kades dan Pendamping Desa Bantu Korban Banjir Masamba
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 16 Juli 2020 | 08:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta kepala desa (kades) dan pendamping untuk membantu korban banjir bandang di Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Koordinator pendamping desa provinsi gerakkan seluruh pendamping desa untuk membantu proses penanganan korban," kata sosok yang akrab disapa Gus Menteri dalam keterangannya, Rabu (15/7/2020).

Para pendamping desa diminta untuk terjun langsung ke lokasi bencana dengan aparat terkait untuk melakukan pendataan korban banjir khususnya bagi mereka yang termasuk warga desa. Dengan ini, proses penanganan dapat lebih cepat dan tepat.

Menurut Gus Menteri, proses pendataan diperlukan untuk menentukan langkah tindak lanjut dan penanganan korban banjir agar sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran.

"Pendamping harus bergerak cepat untuk lakukan pendataan itu agar kebutuhan para warga desa korban banjir bisa segera dipenuhi dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita," pungkasnya.

Begitu pula dengan kades dan pendamping desa yang berada di wilayah terdampak.

Mereka diminta untuk melakukan pendataan baik korban maupun aset-aset milik desa yang rusak akibat banjir. Aset-aset tersebut berupa sekolah, fasilitas infrastruktur, fasilitas kesehatan maupun air bersih yang menjadi kebutuhan mendasar bagi warga setempat.

Gus Menteri menuturkan, kades bisa menggunakan alokasi dana desa untuk memperbaiki fasilitas kebutuhan dasar yang rusak agar bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat desa.

Ia pun berharap langkah cepat ini dapat membantu meringankan beban para korban.

"Duka Masamba, menjadi duka kita bersama. Semoga tidak banyak korban, senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan," ujar Gus Menteri.

 



Sumber: BeritaSatu.com