121 Petugas Pemilih di Medan Diganti karena Reaktif Covid-19

121 Petugas Pemilih di Medan Diganti karena Reaktif Covid-19
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Antara)
Arnold H Sianturi / JEM Kamis, 16 Juli 2020 | 12:14 WIB

Medan, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengganti 121 orang petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang seharusnya mulai melakukan pendataan terhadap pemilih di tengah pandemi Covid-19.

Ketua KPU Medan Agussyah Damanik mengatakan, seratusan petugas PPDP itu terpaksa diganti karena berdasarkan hasil rapid test yang dilaksanakan pada 8 Juli - 14 Juli 2020, dinyatakan reaktif Covid-19.

"Ada sebanyak 4.294 orang PPDP yang mengikuti rapid test, dan sebanyak 121 orang di antaranya dinyatakan negatif. Mereka langsung diganti," ujar Agussyah Damanik di Medan, Sumatera Utara, Kamis (15/7/2020).

Agussyah mengatakan, keputusan mengganti 121 orang PPDP itu tidak akan mempengaruhi pelaksanaan pemutakhiran data pemilih. Sebab, sudah ada petugas baru yang langsung dapat bekerja melakukan pemutakhiran data.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan dan gugus tugas untuk tindak lanjut hasil ini. Mereka yang reaktif akan menjalani tes lanjutan dan diganti petugas yang baru," katanya.

Meski belum dapat dipastikan positif Covid-19, kata Agussyah, upaya mengganti petugas itu untuk memperlancar pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Keputusan mengganti PPDP ini merupakan keputusan bersama. Masalah ini juga sudah disampaikan kepada petugas itu sebelum mengikuti rapid test. Mereka memahami ini karena pandemi Covid-19 belum berakhir," sebutnya.  



Sumber: BeritaSatu.com