Polda Jateng Bekuk Komplotan Rampok Gasak Harta Pengusaha Rp 2,2 Miliar
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Polda Jateng Bekuk Komplotan Rampok Gasak Harta Pengusaha Rp 2,2 Miliar

Rabu, 22 Juli 2020 | 17:54 WIB
Oleh : Stefi Thenu / CAH

Semarang, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah membekuk komplotan perampok asal Jawa Barat yang menggasak harta seorang pengusaha di Kudus, Jateng.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Iskandar Fitriana Sutrisna, mengatakan keseluruhan harta yang berhasil digasak oleh para perampok itu berjumlah Rp2,2 miliar.

"Korban ini memang pengusaha. Asetnya banyak, ada beberapa malah dia lupa jumlah aset yang diambil. Kerugian korban mencapai Rp 2,2 miliar," kata Iskandar, saat gelar perkara Mapolda Jateng, Rabu (22/7/2020).

Korban bernama Liem Cahyo Wijaya. Peristiwa perampokan itu terjadi pada 9 Juli 2020. Polisi segera mengejar para perampok itu, dan berhasil ditangkap pada 20 Juli 2020 di wilayah Kuningan, Sumedang, dan Bandung, Jawa Barat.

"Dari penyidikan sementara, salah satu dari para tersangka ini seorang residivis," ujar Iskandar.

Ada delapan orang yang melakukan aksi perampokan di kediaman Liem Cahyo. Namun, Polda Jateng baru menangkap tujuh orang perampok, satu orang lainnya masih dalam pengejaran. Para perampok yang ditangkap, yakni Anton Hermawan, Tatang Supendi, Dian Khaeruddin, Suherman, Dian Kuswara, Dudin Saadudin, dan Ganja Haru.

Mereka berhasil menggasak uang senilai Rp 1,6 miliar, 156 jenis perhiasan seberat 970 gram, dan mata uang Dolar Amerika senilai Rp 700 juta.

"Sebelum melakukan perampokan mereka survei rumah korban selama lima hari. Jadi ini sudah cukup profesional," ujar Iskandar.

Para tersangka dijerat Pasal 365 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Menurut Iskandar, aksi perampokan terhadap Liem Cahyo tergolong beringas. "Mereka melakukan pencurian pada malam hari. Masuk rumah, lampu dimatikan. Orang-orang di rumah disekap dengan lakban. Mulut dilakban dan mata dilakban. Kamar korban didobrak," jelas Iskandar.

Selain menggasak uang tunai dan sejumlah perhiasan, kata Iskandar, para perampok ini juga mengambil 77 sertifikat tanah milih Liem Cahyo. Uniknya, Liem Cahyo sendiri tidak tahu persis berapa jumlah sertifikat tanah yang diambil para perampok tersebut.

"Korban ini asetnya banyak. Ada beberapa malah dia lupa jumlah aset yang diambil. Dari kroscek ke pelaku, jumlahnya malah melebihi dari yang dilaporkan korban. Pengakuan pelaku 77 sertifikat. Tapi, menurut korban serifikat kurang 6 berkas. Nanti akan kita pastikan apakah lupa apakah benar ada 77," jelas Iskandar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Wali Kota Palu Harap Megawati Resmikan Langsung Monumen Mutiara Bangsa

Hidayat menyatakan pihaknya berharap Megawati bisa meresmikan langsung Monumen Mutiara Bangsa di Palu pada 17 Agustus 2020 mendatang.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Bakamla Harus Lebih Berperan di Zona Delimitasi

Interoperabilitas TNI AL dan Bakamla merupakan kunci sukses diplomasi maritim Indonesia untuk mewujudkan poros maritim dunia.

NASIONAL | 22 Juli 2020

BPK Dorong Peningkatan SPI untuk Cegah Temuan Berulang

BPK merekomendasikan kementerian dan lembaga untuk meningkatkan sistem pengendalian intern (SPI) guna mencegah temuan berulang.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Misteri Hewan Penghisap Darah Ternak di Tapanuli Utara Terjawab

Berdasarkan situs daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), binturong termasuk hewan yang terancam punah.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Pembentukan IMIC untuk Tingkatkan Kapasitas dan Kapabilitas Penegakan Hukum

Produk ini terbuka bagi publik sehingga dapat dimanfaatkan juga untuk kepentingan lembaga kajian dan media massa dalam dan luar negeri.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Mendes PDTT Dianugerahi Alumni Kehormatan IPDN

Pemberian lencana alumni kehormatan didasari atas dedikasi dan kemampuan Mendes PDTT dalam menggerakkan desa untuk mandiri.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Polisi Mulai Garap Pengacara Djoko Tjandra

Polisi mulai menggarap pengacara buronan Djoko Soegianto Tjandra berinisial ADK. Hanya polisi belum memastikan ADK itu adalah Anita Kolopaking.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Laporan Keuangan RRI Raih Opini WTP dari BPK

BPK meminta LPP RRI menjaga kekompakan antara dewan pengawas, dewan direksi maupun karyawan dari tingkat pusat dan daerah.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Kepercayaan Publik Merosot, KPK Introspeksi Diri

Tingkat kepercayaan publik yang menurun dalam survei menjadi introspeksi bagi KPK.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Sidang Daring Jadi Pilihan Paling Realistis Saat Pandemi Covid-19

Diperlukan standardisasi mengenai sidang daring dalam masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 22 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS