Beri Opini WTP, BPK Puji Akuntabilitas Kempora

Beri Opini WTP, BPK Puji Akuntabilitas Kempora
Anggota III BPK Achsanul Qosasi menyerahkan LHP atas LK Kempora TA 2019 kepada Menpora Zainudin Amali di Jakarta, Rabu (22/7/2020). (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Rabu, 22 Juli 2020 | 19:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) telah mempertanggungjawabkan transparansi dan akuntabilitasnya dengan baik. Untuk itu, pihaknya memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan (LK) Kempora Tahun 2019.

Hal ini disampaikan oleh Anggota III BPK Achsanul Qosasi saat penyerahan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LK Kempora Tahun 2019 kepada Menpora Zainudin Amali di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Menurut Achsanul, kementerian/lembaga yang sudah menjalankan akuntabilitas berhak meningkatkan anggarannya kepada Kementerian Keuangan (Kemkeu).

"Hari ini, kami serahkan opini WTP kepada Kempora. Setelah itu, tentunya negara akan hadir karena Kempora sudah mempertanggungjawabkan keuangan negara dengan baik. Kempora bisa meminta haknya untuk memperbaiki prestasi melalui anggaran yang cukup," ungkap Achsanul dalam sambutannya.

Namun, BPK tetap memberikan beberapa catatan pada LK Kempora. 

Achsanul menjelaskan, terdapat aset tetap yang sudah dinyatakan hilang yang direklasifikasi ke aset lain-lain namun belum dilakukan penetapan tuntutan ganti rugi. Hal ini mengakibatkan belum dapat dilakukannya proses lebih lanjut yakni penghapusan dari neraca.

Is

Anggota III BPK Achsanul Qosasi mengulas hasil pemeriksaan kepada jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora).

Dirinya juga mengingatkan kepada Menpora beserta jajarannya bahwa seluruh tanggung jawab pengelolaan anggaran di Kempora dan Komite Olahraga Nasional (KONI) adalah perpanjangan tangan dari Kempora untuk memonitor dan mengawasi prestasi olahraga nasional. Sedangkan, tugas KONI adalah mengajukan usul kepada Menpora dan mengoordinasikan seluruh organisasi olahraga.

Oleh karena itu, Achsanul mendorong adanya sinergi antar Kempora, KONI, cabang olahraga (cabor) pusat maupun daerah serta masyarakat untuk memastikan kebijakan Kempora, KONI maupun cabor dalam operasionalnya dilakukan secara transparan, akuntabel dan efektif.

"Kita membutuhkan sinergi dari cabor, KONI hingga Kempora dan saling respect di antara semuanya. Jika itu terjadi, maka ke depannya, Kempora dan prestasi olahraga nasional akan menjadi semakin baik," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com