Perketat Protokol Kesehatan, Rumah Sakit di Semarang Tunggu Pencairan Dana Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perketat Protokol Kesehatan, Rumah Sakit di Semarang Tunggu Pencairan Dana Covid-19

Selasa, 28 Juli 2020 | 11:15 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Penanganan Covid-19 yang dilakukan rumah sakit rujukan, telah berlangsung 4,5 bulan sejak pertengahan Maret lalu. Hingga kini, rumah sakit di Kota Semarang, Jawa Tengah, masih menunggu proses pencairan klaim biaya penanganan Covid-19 oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.

Humas RS Pantiwilasa Dr Cipto Semarang Petrus Agustinus mengaku, pihaknya masih menunggu pencairan dana itu.

"Dananya belum cair, kami masih menunggu, setelah proses verifikasi oleh BPJS Kesehatan, nanti (dananya) akan dikirimkan langsung kepada kami," ujar Petrus kepada Beritasatu.com, Selasa (28/7/2020).

Di masa pandemi, menurut Petrus, pihaknya memperketat penerapan protokol kesehatan untuk pengunjung maupun keluarga pasien covid dengan larangan masuk ke area RS terlebih area bangsal corona.

"Yang boleh ditunggu hanya pasien anak-anak, maksimal 1 orang dan tidak boleh digantikan atau keluar ruang rawat sampai selesai perawatan," tambah Petrus.

Sedangkan protokol bagi tim medis, mulai dari penerimaan pasien awal (IGD/Poli) hingga perawatan lanjutan. Selain itu, minimal menggunakan APD level 2 hingga level 3 bila menemui pasien dengan deteksi terpapar covid.

Selain itu, meja konsultasi dokter dilengkapi dengan mika pembatas, tanda (stiker) jarak aman konsultasi dokter, termasuk standar protokol kesehatan yang lain (masker, cuci tangan dan lain-lain).

Sedangkan usaha dan cara RS memberikan pelayanan pasien rawat jalan di masa pandemi, menurutnya,
dengan mencantumkan jam praktek dokter di tiket booking sehingga pasien bisa memperkirakan jam kedatangannya ke RS.

Mengawasi aktivitas di sekitar pendaftaran dan poli (petugas berkeliling/memberi edukasi lewat pengeras suara) dan bila terjadi kerumunan maka segera mengatur untuk menunggu di halaman RS.

Satpam bekerjasama dengan perawat poli mengatur pemanggilan pasien untuk diperiksa (atau mendapatkan pelayanan).

RS membangun tempat tunggu sementara di area parkir RS untuk menempatkan pasien & pengantar agar tik berkerumun di area poli dan pendaftaran.

Sementara itu, saat ditanya soal pembayaran klaim rumah sakit Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochammad Abdul Hakam, menyatakan, klaim rumah sakit yang menangani Covid-19 di Kota Semarang tercatat Rp 72.199.706.466.

“Setelah diverifikasi BPJS, klaim yang dibayarkan Kementerian Kesehatan Rp 70 miliar,’’ ujar Hakam.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pilkada Serang, Kader Golkar Diminta Berpolitik Santun

Ada sekira 120 pengurus tingkat kabupaten dan pimpinan kecamatan yang dikumpulkan dalam rapat konsolidasi tersebut.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Anggota DPR Minta Pemda Sumut Perbanyak Tes Covid-19

Tes Covid-19 yang masif perlu dilakukan di berbagai provinsi tersebut, khususnya di Sumatera Utara.

NASIONAL | 28 Juli 2020

DPR Dukung Langkah Pemerintah Uji Vaksin Covid-19

Pimpinan DPR mendukung penuh keterlibatan anak bangsa dalam usaha uji vaksin Covid-19.

NASIONAL | 28 Juli 2020

DPR Ingin Segera Rapat dengan Pemerintah

Meningkatnya angka positif Covid-19 membuat DPR tak sabar lagi segera melaksanakan rapat dengan pemerintah.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Kempupera Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kempupera melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Ratusan Tenaga Medis di Papua Terpapar Covid-19

Dari 2.890 kasus positif di Papua, 307 pasien positif merupakan tenaga medis yang selama ini melaksanakan tugas menangani pasien corona.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Perlu Deteksi Dini Agar Konflik di Luar Negeri Tidak Merembet ke Indonesia

Perlu upaya pencegahan yang serius dari pemerintah dengan dukungan masyarakat.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Pemerintah Akan Buka Sekolah di Luar Zona Hijau, KPAI: Utamakan Kesehatan Guru dan Siswa

Membuka sekolah pada situasi kasus Covid-19 masih tinggi di zona selain zona hijau sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan peserta didik dan para guru.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Daerah Keluhkan PJJ, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Intervensi

FSGI menerima laporan dari guru mulai dari Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat, Konawe Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

NASIONAL | 27 Juli 2020

FSGI Dorong KPK Awasi Anggaran Program Organisasi Penggerak

FSGI tak berharap nanti ada para pengurus organisasi guru berhubungan dengan KPK karena tersandung kasus penyalahgunaan dana program ini.

NASIONAL | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS