Logo BeritaSatu

Ditanya Kapan Proses Belajar di Sekolah, Ini Jawaban Mendikbud Nadiem

Kamis, 30 Juli 2020 | 16:36 WIB
Oleh : Vento Saudale / CAH

Bogor, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menyebut belum bisa memberikan kepastian proses pembelajaran akan kembali normal. Ia menyebut seluruh kebijakan akan ditentukan menunggu pandemi ini berakhir.

Selama satu hari penuh Nadiem melakukan blusukan ke empat sekolah di dekat Istana Bogor. Selama blusukan di ke SDN Polisi 1, Regina Pacis, Al Ghazali, dan Muhammadiyah yang paling dominan disampaikan selama public hearing yakni kapan proses pembelajaran akan kembali tatap muka.

"Merah kuning, hijau jadi sebenarnya saya ingin menjawab pertanyaan itu, tetapi yang akan menjawab itu adalah virusnya," kata Nadiem saat berkunjung di sekolah Muhammadiya, Kamis (30/7/2020).

Baca Juga: Pemerintah Akan Buka Sekolah di Luar Zona Hijau, KPAI: Utamakan Kesehatan Guru dan Siswa

Nadiem menyebut, masa pembelajaran pada masa pandemi ini merupakan masa belajar dan mengajar dengan proses yang dinamis. Pembukaan belajar bukan hal yang stagnan, sehingga untuk pembukaan sekolah secara normal pasti tergantung kesiapan dan proses penyebaran virus ini di masing-masing daerah.

Ketika ditanya terkait skema yang harus segera dieksekusi kementerian yang kemungkinan akan dibuka pada awal Tahun 2021. Lagi, Nadiem pun belum bisa memutuskan.

"Jadi mohon maaf saya enggak bisa menjawab. Walapun banyak yang mengharapkan akhir Desember sudah selesai. Tapi itu tidak bisa tergantung daerah. Tergantung keputusan gugus tugas dan juga tergantung kesiapan masing-masing pemerintah daerah dan sekolah," paparnya.

Baca Juga: Mendikbud Semangati Anak Indonesia untuk Terus Belajar

Nadiem mengaku jika persoalan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini memang terjadi hampir di semua daerah. Pemerintah terpaksa menerapkan hal ini karena adanya krisis keseharan yang bisa mengancam para murid.

"Dalam hati saya tidak ingin PJJ. Saya ingin anak kembali tatap muka. PJJ ini bukan kebijakan pemerintah, kita terpaksa. Karena pilihannya ada pembelajaran atau tidak ada pembelajaran sama sekali karena ada krisis kesehatan," ucap Nadiem.

Oleh karena itu, Kemendikbud tengah melakukan berbagai upaya mengatasi persoalan tersebut hingga nantinya kembali diterapkan sistem belajar tatap muka. Mulai dari kurikulum dan penggunaan dana BOS untuk membantu orangtua murid serta sekolah.

"Dalam waktu dekat kita akan mengedepankan penyederhanaan kurikulum atau bisa dikatakan kurikulum darurat. 100 persen dana BOS itu diberikan fleksibelitas untuk membeli pulsa anak dan orangtua, itu sudah kita bebaskan. Tapi BOS yang alokasinya tadi di pagu-pagu, boleh buat pembelian pulsa guru, sekolah dan orangtua untuk anaknya," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Soroti Penggunaan Gas Air Mata

Presiden Jokowi memperhatikan penggunaan gas air mata yang dilakukan personel kepolisian saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Baim Wong Mengeklaim Spontan Buat Konten Prank KDRT

Baim Wong mengeklaim spontan membuat konten prank KDRT bersama istrinya Paula Verhoeven. Konten prank KDRT itu membuat Baim Wong diperiksa polisi.

NEWS | 7 Oktober 2022

2 Jam Diguyur Hujan, Kota Bekasi Dikepung Banjir

Hujan yang mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya selama dua jam tadi menyebabkan sejumlah ruas jalan dan perumahan di Kota Bekasi terendam banjir.

NEWS | 7 Oktober 2022

Diperiksa soal Prank KDRT, Baim Wong Dicecar 25 Pertanyaan

Baim Wong dicecar dengan 25 pertanyaan oleh penyidik Polres Jakarta Selatan saat diperiksa terkait prank KDRT yang dilakukannya bersama Paula Verhoeven.

NEWS | 7 Oktober 2022

Disdik Jabar Bantah Ada Diskriminasi di SMAN 2 Depok

Disdik Jabar membantah adanya diskriminasi terhadap pelajar beragama Kristen di SMAN 2 Depok.

NEWS | 7 Oktober 2022

Musim Hujan, Masyarakat Diminta Waspadai 7 Penyakit Menular

Masyarakat diminta mewaspadai dampak yang timbul dari musim hujan seperti munculnya beberapa penyakit menular.

NEWS | 7 Oktober 2022

Penerbangan Langsung Rute Toraja-Balikpapan Dibuka

Penerbangan langsung atau direct flight Toraja menuju Balikpapan, maupun dari Balikpapan ke Toraja mulai beroperasi, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 7 Oktober 2022

Kapolri Dukung Penuh Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendukung sepenuhnya "Gerakan Bangga Buatan Indonesia". 

NEWS | 7 Oktober 2022

Jokowi Kaget Masyarakat Habiskan Rp 100 T Berobat ke Luar Negeri

Presiden Jokowi mengaku kaget masyarakat Indonesia menghabiskan dana US$ 6 miliar atau hampir Rp 100 triliun setiap tahunnya untuk berobat ke luar negeri.

NEWS | 7 Oktober 2022

KPK: Kerugian dari Sektor Kesehatan Capai Rp 821 Miliar

KPK mengungkapkan angka kerugian yang ditimbulkan akibat korupsi di sektor kesehatan menyentuh angka sekitar Rp 821 miliar.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Baim Wong Mengeklaim Spontan Buat Konten <em>Prank</em> KDRT

Baim Wong Mengeklaim Spontan Buat Konten Prank KDRT

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings