Dibidik Kasus Baru, Djoko Tjandra Diserahkan Lebih Dulu ke Kejaksaan Agung

Dibidik Kasus Baru, Djoko Tjandra Diserahkan Lebih Dulu ke Kejaksaan Agung
Buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra (baju tahanan) tiba di Bandara Halim Perdakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. (Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 31 Juli 2020 | 20:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bareskrim Polri melimpahkan terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra yang ditangkap di Malaysia pada Kamis (30/7/2020) ke Kejaksaan Agung, Jumat (31/7/2020) malam ini.

“Pukul 21.00 dii Bareskrim untuk meliput kegiatan eksekusi penyerahan Djoko Tjandra dari Bareskrim Polri ke Kejaksaan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono, Jumat (31/7/2020).

Baca juga: Djoko Tjandra Ditangkap, Yasonna: Ini Bukti Polisi Serius Tegakkan Hukum

Saat ini Djoko memang berstatus sebagai buron Kejaksaan Agung. Kendati begitu Kabareskrin Komjen (Pol) Listyo Sigit telah menjanjikan untuk membuka semua tabir aksi Djoko dan proses pidana pada mereka yang terlibat dalam proses membantu Djoko.

Khususnya selama yang bersangkutan datang dan melakukan langkah-langkah untuk mengurus kasusnya selama di Indonesia pada 1-19 Juni 2020.

Bahkan sejumlah kemungkinan pasal telah disiapkan untuk Djoko. Sewaktu berada di Indonesia, Djoko Tjandra mengurus E-KTP serta Paspor, dan mendapatkan dua surat sakti yang asli tapi palsu dari mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo.

Baca juga: Ini Pasal-pasal yang Bakal Dikenakan ke Djoko Tjandra

Untuk memuluskan aksi bulusnya Djoko dibantu Prasetijo dan pengacara Anita Dewi Anggraeni Kolopaking. Kini baik Prasetijo maupun Anita juga sudah menjadi tersangka terkait bantuan terhadap Djoko tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com