Terkait Durasi Belajar Selama PJJ, FSGI: Akibat Belum Ada Kurikulum Adaptif

Terkait Durasi Belajar Selama PJJ, FSGI: Akibat Belum Ada Kurikulum Adaptif
Ilustrasi belajar dari rumah. (Foto: Antara)
Maria Fatima Bona / IDS Jumat, 31 Juli 2020 | 19:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Sekjen Federasi Guru Indonesia (FSGI), Satriwan Salim mengatakan, sejak awal pemerintah menetapkan belajar dari rumah (BDR), FSGI gencar mengusulkan agar pemerintah membuat kurikulum darurat atau adaptif untuk mengatur materi pembelajaran dan durasi BDR per jenjang satuan pendidikan.

Sayangnya hingga saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) belum mengatur durasi belajar siswa selama pembelajaran jarak jauh (PJJ)).

“Selama ini untuk pedoman nasional terkait berapa lama atau durasi anak belajar di rumah mulai dari PAUD, hingga SMA/SMK belum ada. Kami sudah sering minta diatur dalam kurikulum adaptif yang hingga hari ini belum keluar,” kata Satriwan kepada Suara Pembaruan, Jumat (31/7/2020).

Masalah durasi ini memang banyak ditemukan di awal PJJ. Saat itu, rata-rata sekolah memindahkan kurikulum serta durasi normal ke metode PJJ daring yang membuat siswa kelelahan.

Pada tahun ajaran baru ini, telah ada sejumlah perubahan dalam menerapkan PJJ baik daring maupun luring. Banyak sekolah yang menerapkan durasi lebih fleksibel dan pendek. Rata-rata durasinya selama maksimal empat jam. Meski begitu, masih ada pula beberapa sekolah yang tetap mengalihkan jam belajar normal ke metode PJJ daring.

Sementara itu, Sekjen Kemdikbud, Ainun Naim mengatakan, Kemdikbud hanya memberikan panduan umum untuk penerapan PJJ. Hal ini bertujuan agar guru dan sekolah fleksibel dalam melakukan penyederhanaan.

Guideline yang kita berikan umum saja. Kita beri fleksibilitas, tidak semua butir harus dipenuhi. Penyederhanaan masih dalam proses penyelesaian, tapi kita beri guideline yang fleksibel karena dinamika cepat dan kondisi sekolah berbeda-beda. Jadi kita beri definisi belajar yang luas, termasuk menjaga kesehatan dan pengembangan karakter,” ucap Ainun baru-baru ini.



Sumber: BeritaSatu.com