Menko Mahfud: Djoko Tjandra Bisa Kena Pidana Tambahan
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Menko Mahfud: Djoko Tjandra Bisa Kena Pidana Tambahan

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 14:29 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan buronan 11 tahun Djoko Tjandra bisa dikenakan hukuman pidana tambahan. Hal itu sebagai akibat dari perbuatannya yang membuat surat palsu dan menyuap pejabat negara saat melarikan diri.

"Karena tingkahnya dia bisa diberi hukuman-hukuman baru yang jauh lebih lama," kata Mahfud dalam akun twitter pada Sabtu (1/8/2020).

Ia menjelaskan dengan perbuatan-perbuatannya, Djoko Tjandra tidak hanya menghuni penjara dua tahun sebagaimana vonis yang diterimanya selama ini. Buronan korupsi ini bisa dihukum lebih panjang atas tindakan pidana lainnya.

"Pejabat-pejabat yang melindunginya pun harus siap dipidanakan. Kita harus kawal ini," ujar Mahfud dalam twitnya.

Baca juga: Tetap Ditahan di Mabes Polri, Djoko Tjandra Jadi Warga Binaan

Dia mengaku sudah bicara dari hati ke hati dengan Kapolri dan Jaksa Agung terkait pengusutan kasus Djoko Tjandra tersebut. Dia percaya pada pimpinan dua lembaga tersebut untuk memproses siapa saja yang terlibat.

"Jaksa Agung dan Kapolri yang sekarang ini beserta Kabareskim, saya sudah berdiskusi dari hati ke hati selama beberapa kali. Saya tahu mereka ini bersungguh-sungguh dan tidak terbebani oleh masa lalu sehingga lebih leluasa untuk lakukan tindakan. Dan itu pasti bisa, saya akan mendorong ke arah sana sekuat-kuatnya sebagai Menko Polhukam," tutup Mahfud. SP/R-14



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ikadi: Iduladha Pupuk Solidaritas Kebangsaan

Tanpa adanya kerukunan, persaudaraan maupun solidaritas, baik itu keagamaan dan solidaritas kebangsaan, maka seluruhnya akan sengsara.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Megawati Sampaikan Dukacita Wafatnya Gus Im

Gus Im dikenal sebagai sosok yang gigih menanamkan Pancasila kepada generasi milenial.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Jokowi Telepon Raja Salman Ucapkan Selamat Iduladha

Jokowi menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang diadakan secara terbatas akibat pandemi.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Kemhub Imbau Pemudik Hindari Arus Balik Hari Minggu

Kepadatan dilaporkan mulai meningkat sejak Senin (27/7/2020), naik sebesar 0,3 persen atau 123.764 kendaraan keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Cegah Korupsi, Setjen DPR Terapkan Whistleblowing System

Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengatakan peningkatan pengawasan melalui whistleblowing system dibutuhkan untuk mewujudkan tata kelola yang baik.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Polisi Harus Usut Dugaan Korupsi Pelaksanaan Tender Proyek di Mabar

Bupati Mabar harus batalkan pelaksaan lelang proyek bermasalah.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

BKSAP–AIPA Bahas Peningkatan Kualitas Pendidikan di Masa Pandemi

Wakil Ketua BKSAP DPR Mardani Ali Sera menyoroti pentingnya kerja sama antara negara ASEAN yang bertetangga dalam menyediakan infrastruktur internet.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Adik Bungsu Gus Dur KH Hasyim Wahid Meninggal

Jenazah KH Hasyim Wahid akan disemayamkan di rumah duka di Ciganjur, Jakarta Selatan dan selanjutnya dimakamkan di Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

NASIONAL | 1 Agustus 2020

Eksekusi Djoko Tjandra Harus Tetap Dilaksanakan

terlepas dari kontroversi upaya PK Kejaksaan terhadap kasus Djoko Tjandra, karena sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, maka harus tetap dilaksanakan.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Tetap Ditahan di Mabes Polri, Djoko Tjandra Jadi Warga Binaan

Djoko Soegianto Tjandra akhirnya dieksekusi oleh Kejaksaan Agung dari Bareskrim untuk diserahkan ke pihak Lapas pada Jumat (31/7/2020) malam

NASIONAL | 31 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS