Mendagri: Kepala Daerah Ujung Tombak Penanganan Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mendagri: Kepala Daerah Ujung Tombak Penanganan Covid-19

Rabu, 5 Agustus 2020 | 22:24 WIB
Oleh : Roberth Wardhy / CAH

Indramayu, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengemukakan pandemi Covid 19 telah menjadi problem besar dunia. Indonesia termasuk negara yang kena dampaknya. Menghadapi problem besar seperti itu, dibutuhkan keserempakan dan koordinasi dalam pengendaliannya.

"Kepala daerah sebagai ujung tombak pengendalian di daerah. Harus punya pengetahuan bagaimana mengendalikan pandemi ini," kata Tito dalam acara peluncuran Gerakan Sejuta Masker dan Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Indramayu, Jawa Barat, Selasa (5/8/2020).

Tito menyebut ketika ada masalah besar seperti sekarang, semua pihak perlu keserempakan. Sebab jika kendalinya bagus dan koordinasi baik, penanganan akan lancar. Tapi bila komunikasi tidak bagus akan menjadi problem.

Dia menegaskan ada empat kuadran dalam melihat kerja pengendalian pandemi yang dilakukan kepala daerah. Pertama, ada kepala daerah yang memiliki kemauan sungguh-sungguh tapi tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai tentang pandemi.

Baca Juga: Mendagri: Pilkada Momentum Melawan Covid-19

"Kemauan saja tanpa diikuti oleh kemampuan yang cukup pasti tidak akan maksimal penanganan Covidnya," ujar Tito.

Kedua, kepala daerah memiliki kemampuan artinya punya pengetahuan dan juga memiliki strategi, tapi tidak terlalu serius menangani. Kepala daerah seperti ini yang penting cari aman.

"Itu juga kurang maksimal dalam pengendalian Covid," tegas Tito.

Ketiga, adalah sudah tidak memiliki kemampuan, baik kemampuan strategi penanganan, konsep penanganan pandemi secara sistematik. Kemudian tidak memiliki kemampuan fiskal, anggaran biaya.

"Setelah itu tidak mau dan cuek. Itu pasti akan hancur-hancuran daerah itu," tutur Tito.

Dia menegaskan yang diperlukan sekarang adalah bagaimana membuat mesin di pusat dan daerah bergerak secara serempak. Dia menyebut satu momentum yang bisa membuat daerah ini bergerak yaitu momentum pilkada karena pilkada adalah pertarungan kekuasaan. Ada 270 daerah yang akan menggelar pilkada.

"Oleh karena tema besarnya para kepala daerah harus bangun bersama dalam rangka penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya di tengah pilkada. Dengan tema besar itu maka kita mulai atur juga setting-nya. Settingnya, di KPU kami sudah kompak membuat aturan yang berhubungan dengan penanganan Covid-nya. Misalnya untuk materi debat adu gagasan mengenai Covid. Kira-kira yang tidak punya adu gagasan ya jangan dipilih, kasihan akan jadi problem besar bagi masyarakat," jelas Tito.

Baca Juga: Penyelenggara Pilkada Harus Jadi Agen Lawan Covid-19

Aturan Pilkada lainnya, lanjut Tito, masih seputar Covid. Tidak terpisahkan dengan penanganan dan pengendalian Covid. Misalnya, mengenai alat peraganya. Alat peraganya bisa ganti dengan masker atau hand sanitizer. Sehingga terjadi dua proses yakni proses demokrasi berjalan kemudian penanganan Covidnya pun menjadi masif.

"Kemudian yang membahayakan yang dianggap rawan adalah kerumunan sosial. Saya dan KPU tegas-tegas saja dilarang untuk arak-arakan, dilarang untuk konvoi-konvoian. Rapat akbar maksimal 50 orang," ujarnya.

Kalau ada yang melanggar, kata Mendagri, ada instrumen Bawaslu. Bawaslu daerah nanti tinggal menyemprit saja pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada sehingga terjadi pertarungan yang betul-betul sehat dalam Pilkada.

"Kita balik yang tadinya peluang penularan dibalik menjadi peluang mesin daerah maksimal bergerak untuk menangani Covid-19. Kemudian ada anggaran yang berputar di 270 daerah," tutup Tito.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sambut Sumpah Pemuda, Satupena Terbitkan Kembali 100 Buku yang Mewarnai Sejarah Indonesia

Menyambut Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Satupena memilih 100 buku yang mewarnai sejarah dan budaya Indonesia sejak era kolonial untuk diterbitkan kembali.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Kepada Dunia, Indonesia Sampaikan Pesan Jaga Lingkungan Lewat Batik

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, lebih dari 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies biota terumbu karang.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sebagian Besar Wilayah di Indonesia

Daerah-daerah yang menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang perlu mewaspadai kemungkinan terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Gempa Magnitudo 5,4 Terjadi di Barat Laut Enggano

Gempa bumi dengan Magnitudo 5,4 terjadi di barat laut Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, Minggu (24/10/2021), pukul 06.34 WIB.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Pelantikan Anggota BPK Dinilai Wajib Tunggu Putusan PTUN

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah menilai pelantikan anggota BPK terpilih Nyoman Adhi Suryadnyana wajib menunggu putusan PTUN.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulawesi Selatan

Satgas Waspada Investasi membekukan 3.600 pinjaman online (pinjol) ilegal yang beroperasi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Ahmad Sahroni: Polwan Punya Peran Penting di Polri

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menegaskan polwan memiliki peranan penting di tubuh Polri.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

BMKG Tegaskan Komitmen Dukung Kedaulatan Pangan

BMKG menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Indonesia mencapai kedaulatan pangan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Gempa Tektonik yang Guncang Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa Dipicu Sesar Aktif

Gempa tektonik yang mengguncang wilayah Kota Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Jawa Tengah Sabtu, (23/10) pagi dini hari pukul dipicu sesar aktif.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Ashefa Griya Pusaka Dukung Program Rehabilitasi Pengguna

Ashefa Griya Pusaka memberikan layanan program rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial secara lengkap.

NASIONAL | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolsek Perkosa Anak Tahanan


# LADI


# Kasus Positif Covid-19 di Jakarta


# Garuda Ditutup


# Anies Baswedan



TERKINI
Kementerian PUPR Selesaikan Rusun ASN Rp 71 Miliar di Banjarmasin

Kementerian PUPR Selesaikan Rusun ASN Rp 71 Miliar di Banjarmasin

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings